Menu
Sign in
@ Contact
Search
Nasabah melakukan transaksi di ATM BSI, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Investor Daily/David Gita Roza)

Nasabah melakukan transaksi di ATM BSI, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Investor Daily/David Gita Roza)

BSI Sabet GIFA Market Leadership Award 2022

Sabtu, 17 September 2022 | 16:55 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali dinobatkan sebagai pemimpin pasar dan meraih Global Islamic Finance Awards (GIFA) Leadership Awards 2022 di ajang The 12th Global Islamic Finance Awards, di Kempinski Palace, Djibouti, Afrika.

Penghargaan kedua kalinya yang diraih perseroan ini merupakan pengakuan dari GIFA Market Leadership Award yang dikenal sebagai lembaga internasional yang memberikan apresiasi kepada pemimpin pasar atas peran strategisnya dalam pertumbuhan industri keuangan Islam.

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi menyampaikan ungkapan syukur atas penghargaan dari GIFA yang diperoleh perusahaan mengingat usia BSI masih terbilang muda dan lahir di tengah ketidakpastian ekonomi. 

"Alhamdulillah, penghargaan ini akan memacu semangat insan BSI untuk terus bekerja keras dalam mewujudkan visi dan misi untuk menjadi salah satu dari 10 bank syariah terbesar di dunia dari sisi kapitalisasi pasar dalam 5 tahun ke depan," kata Hery.

Dia menegaskan, BSI akan terus meningkatkan kinerja dan layanan, serta inovasi produk agar dapat berkontribusi dan membesarkan pangsa pasar perbankan syariah di Tanah Air dan ke depan mewujudkan rencana ekspansi global.

Merujuk data OJK pada Februari 2022, pangsa pasar bank syariah di Indonesia masih kurang dari 10%, yaitu sekitar 6,65% dengan total aset senilai Rp 681,95 triliun. 

Hery menambahkan BSI juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia dan seluruh stakeholders, atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. "Semoga hadirnya Bank Syariah Indonesia dapat terus memberikan keberkahan dan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” lanjutnya.

Sementara itu, BSI berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja yang signifikan dan berkualitas sepanjang pertengahan tahun ini. Di tengah kondisi perekonomian yang menantang akibat gejolak ekonomi global, pada kuartal II/2022, BSI mampu membukukan laba bersih mencapai Rp2,13 triliun, tumbuh 41,31% year on year (yoy). 

Kinerja BSI yang solid pada pertengahan tahun ini dipengaruhi oleh kemampuan perseroan menjaga keseimbangan seluruh rasio keuangan sehingga bertumbuh sehat dan intermediasi yang terus membaik. Hal tersebut mendukung profitabilitas BSI terus meningkat, dengan laba bersih tumbuh double digit menjadi Rp2,13 triliun per Juni 2022.

Kinerja positif ini juga didukung oleh kepercayaan masyarakat melalui penempatan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 244,66 triliun, tumbuh 13,07% dengan proporsi DPK didominasi oleh tabungan wadiah, giro dan deposito. Kinerja positif juga didukung oleh pembiayaan yang tumbuh dan sehat.

Pembiayaan BSI secara keseluruhan sebesar Rp 191,29 triliun tumbuh 18,55%. Segmen pembiayaan terbesar yang menyokong capaian tersebut di antaranya pembiayaan mikro tumbuh 31,13%, pembiayaan konsumer tumbuh 21,66%, pembiayaan wholesale tumbuh 20,34%, pembiayaan kartu tumbuh 22,87% dan gadai emas tumbuh 20,07%. Raihan ini juga didukung NPF Nett sebesar 0,74%. Adapun cash coverage BSI meningkat signifikan menjadi 157,93%.

Kinerja yang solid dan sehat juga ditunjukan dari pertumbuhan aset sebesar 12,46% secara yoy menjadi Rp277,34 triliun. Selain itu, BSI juga terus meningkatkan efektivitas dan efisiensi biaya dengan membaiknya biaya operasional (BOPO) menjadi 74,50%.

Per Juni 2022, user pengguna BSI Mobile mencapai 4,07 juta user, naik sebesar 81% secara yoy. Jumlah pengguna yang semakin meningkat dipengaruhi oleh perubahan perilaku masyarakat yang mulai beralih ke e-channel BSI Mobile, ATM maupun Internet Banking. Dimana saat ini profil nasabah BSI sebanyak 97% telah beralih menggunakan e-channel untuk beraktivitas perbankan. Transaksi kumulatif BSI Mobile per Juni 2022 mencapai 117,72 juta transaksi dan berkontribusi memberikan fee based income sebesar Rp119 miliar. 

Dalam menyalurkan pembiayaan, BSI terus menjaga nilai-nilai syariah dengan memberikan pembiayaan yang sehat dan sustain sehingga tetap menjaga keberlangsungan kehidupan dan lingkungan. BSI terus berkomitmen dalam penerapan prinsip environmental (lingkungan), social (sosial) dan governance (tata kelola perusahaan) atau ESG, selaras dengan aspek keuangan berkelanjutan (sustainable finance). 

BSI mencatat pembiayaan terkait ESG terus mengalami peningkatan dan ke depannya akan diakselerasi sehingga perseroan mampu menghadirkan value yang lebih baik kepada para stakeholdernya. Tentunya value tersebut dihasilkan dari keselarasan antara kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup. Per Juni 2022, pembiayaan keuangan berkelanjutan BSI mencapai Rp 50,05 triliun atau 26% dari total pembiayaan BSI. 

Perseroan juga menggencarkan implementasi keuangan berkelanjutan dengan penyaluran dana corporate social responsibility (CSR) yang mengusung konsep 3P (people, planet dan profit). Dana CSR yang disalurkan BSI ke berbagai sektor socioeconomic mencapai Rp84,1 miliar. Salah satunya pendampingan dan pengembangan 19 Desa Binaan BSI yang tersebar di Aceh, Lampung, Banten, Nusa Tenggara Barat dan Makassar.

Editor : Jayanty Nada Shofa (JayantyNada.Shofa@beritasatumedia.com)

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com