Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia/Ketua AAUI

Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia/Ketua AAUI

AAUI Gandeng Gunadarma, IndoMS, dan Care Tech Kembangkan TI

Jumat, 6 November 2020 | 21:15 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menjalin kerja sama dengan Universitas Gunadarma, The Indonesia Mathematical Society (IndoMS), dan Care Technologies (Care Tech) untuk pengembangan teknologi informasi (TI) di industri asuransi umum. Implementasi dari kerja sama itu akan diterapkan pada 2021.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) oleh AAUI, Universitas Gunadarma, IndoMS, dan Core Tech. Ini guna memastikan kecepatan proses pengembangan, pengusahaan teknologi, dan penerapan visi teknologi yang ada.

"Ruang lingkup kerja sama dari ketiga MoU tersebut mencakup memberikan dukungan dan partisipasi dalam program pengembangan kapasitas, penerapan teknologi berbasis teknologi informasi, dan sistem informasi penelitian, serta pemenuhan kompetensi sumber daya manusia di industri asuransi umum," kata Ketua AAUI HSM Widodo dalam keterangan resmi, Jumat (6/11/2020).

Dia menjabarkan, kerja sama mencakup kegiatan kursus, workshop, seminar, telekonferensi, dan media pelatihan dalam bentuk lain. Sederet kegiatan itu bisa dimanfaatkan serta memfasilitasi kegiatan terkait dengan penyaluran aktivitas industry social responsibility kepada pihak yang membutuhkan dalam rangka kesejahteraan masyarakat.

Melalui MoU ini, sambung Widodo, ke depan dimungkinkan penggunaan penggunaan infrastruktur teknologi yang ada untuk menjalankan fungsi pelayanan dan juga pengembangan aplikasi/interface/API standar pada sistem CareTech yang dipergunakan oleh sebagian besar anggota. Lebih jauh lagi, MoU antara AAUI dan IndoMS, akan memungkinkan dijalankannya program beasiswa untuk penelitian khusus oleh berbagai mahasiswa matematika dan statistik dari seluruh universitas di Indonesia.

"Implementasi dari MoU akan mulai berjalan pada 2021, dimana hal-hal yang bersifat kegiatan teknis implementasi akan dituangkan dalam perjanjian kerjasama beberapa project khusus," imbuh dia.

Dia menerangkan, implementasi teknologi sudah menjadi bagian dari proses bisnis, termasuk mengantisipasi perkembangan industri asuransi umum di masa mendatang. Maka pelaku jasa asuransi bersama dengan regulator dan semua pemangku kepentingan bersepakat untuk membangun industri asuransi yang maju dan modern dengan penerapan teknologi-teknologi baru dan juga riset penelitian untuk ilmu-ilmu terapan.

Widodo mengungkapkan, perkembangan berbagai peraturan dan penetapan standar internasional untuk proses perasuransian di masa depan akan mengharuskan pelaku industri asuransi memiliki kemampuan mumpuni atas Contractual Service Margin Advance Statistical & Mathematical Modeling. Misalnya penerapan dari IFRS 17/PSAK 74.

Selain itu, kata dia, sama halnya pemburukan dampak perubahan pola cuaca global dan peningkatan kebencanaan nasional juga sangat membutuhkan penerapan teknologi GeoSpasial untuk ketepatan dan kecepatan manajemen risiko dan eksposur finansial. Sementara aplikasi pertukaran data menggunakan mekanisme electronic data interface (EDI) dengan standar internasional seperti UN/EDIFACT melalui proses automasi juga bukanlah suatu pilihan mengingat peningkatan exponensial biaya kepegawaian pada metode pengerjaan manual.

 

Menjadi Kebutuhan

Pemanfaatan perangkat dan infrastruktur teknologi seperti pelayanan data center dan perangkat keras pendukung machine learning, tenaga riset, dan penelitian dari berbagai disiplin ilmu juga sudah menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan. Melalui pemanfaatan teknologi tingkat lanjut yang tepat guna pada infrastruktur perangkat keras dan lunak yang baik, AAUI akan dapat bertransformasi ke depan menjadi penyedia jasa penunjang dasar melalui konsep AAUI Center Of Excellence.

Visi tersebut akan diwujudkan dalam sejumlah pelayanan namun tidak terbatas, misalnya pada pelaksanaan sertifikasi keagenan dasar dan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) melalui platform training dan sertifikasi digital. Kemudian, Crowd Donation-Collective ISR fulfillment Service, sebagai pemenuhan secara kolektif kewajiban anggota untuk menyalurkan CSR. Dengan kendaraan mengaitkan peningkatan literasi dan Inklusi keuangan, dan juga sebagai pusat penyaluran beasiswa dari industri untuk ilmu-ilmu yang diperlukan oleh industri.

Selanjutnya, jasa validasi dan kustodian dari tanda tangan dan polis elektronik seperti yang diamanatkan oleh UU ITE. Geospatial National Risk Database dan Insurance Data Exchange Hub, sebagai pusat pertukaran data/EDI dari proses otomasi pelaporan pelaporan risiko dan reasuransi.

Konsep AAUI Center of Excellence juga meliputi Pusat penerbitan online data-data satelit terkait weather index untuk penggunaan pada asuransi parametrik terkait cuaca. Riset dan penelitian ilmiah terkait Yield-Weather Pricing Model dari berbagai jenis tanaman budidaya dan juga industri yang tergantung perubahan cuaca.

Selain itu, penelitian-penelitian terkait dengan teknologi terapan baru. Utamanya untuk asuransi seperti artificial intelligence and renewable energy, dan juga model risiko-risiko baru seperti autonomous vehicle, cyber risk, blockchain risk, genetic alteration risk, dan emerging new disease.

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN