Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Fintech. Foto Ilustrasi: duniafintech.com

Fintech. Foto Ilustrasi: duniafintech.com

Akumulasi Pembiayaan Modal Rakyat Tembus Rp 1 Triliun

Kamis, 4 Maret 2021 | 19:47 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -  PT Modal Rakyat Indonesia (Modal Rakyat) sebagai penyelenggara fintech p2p lending berhasil mencatatkan akumulasi pembiayaan lebih dari Rp 1 triliun sejak berdiri pada 2018. Sedangkan pembiayaan tahun berjalan sampai awal Maret 2020 mencapai Rp 201 miliar.

Jika dirinci, sebesar 49.07% pembiayaan Modal Rakyat disalurkan pada UMKM sektor Teknologi Informasi, sebesar 26.97% perdagangan, dan sisanya tersebar pada sektor-sektor lainnya seperti konstruksi, logistik, mikro (agen pulsa), tekstil, pertanian, periklanan, dan lain-lain.

Chief Executive Officer Modal Rakyat Hendoko menyampaikan, pembiayaan lebih dari Rp 1 triliun itu disalurkan kepada lebih dari 5 ribu pelaku usaha UMKM di Indonesia. Pencapaian itu merupakan langkah baru bagi Modal Rakyat di tahun 2021, untuk semakin giat dalam menyalurkan pembiayaan bagi UMKM.

“Pencapaian ini semakin mengukuhkan bahwa sistem pendanaan gotong-royong bisa mengisi celah di industri pembiayaan. Hal ini juga menjadi dorongan bagi kami agar dapat berpartisipasi lebih besar lagi di market share pembiayaan”, ungkap Hendoko melalui keterangan tertulis, Kamis (4/3).

Dia mengungkapkan, kolaborasi dan kerja sama dengan institusi perbankan dan mitra bisnis membawa dampak positif bagi perusahaan. Adapun beberapa institusi finansial yang telah menjadi pemberi pinjaman (lender) institusi Modal Rakyat diantaranya BRI, BRI Agro, Bank Mandiri, BPR Masyarakat Mandiri, dan beberapa institusional lender lainnya.

Selain itu, sambung Hendoko, pencapaian perusahaan sampai saat ini juga berkat dukungan dari masyarakat yang semakin aktif mendanai UMKM melalui Modal Rakyat. Para lender individu dapat melakukan pendanaan mulai dari Rp 25 ribu melalui aplikasi, baik di Android maupun IOS.

Dia mengatakan, nominal itu diharapkan dapat semakin mempermudah semua kalangan untuk aktif bergotong-royong membiayai UMKM, khususnya bagi setiap individu yang telah memiliki KTP. Adapun total lender yang terdaftar di Modal Rakyat sejak 2018 hingga saat ini sebanyak 71 ribu.

"Ini adalah bukti nyata bahwa penggunaan teknologi secara tepat dan juga sinergis dengan kondisi pasar dapat mendukung permodalan dan pemberdayaan UMKM Indonesia secara menyeluruh. Dalam jangka menengah dan panjang, harapannya ini akan membawa dampak positif untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia," timpal Komisaris Utama Modal Rakyat Wafa Taftazani.

Sementara itu, kerja sama dan kolaborasi turut dijalin untuk memperluas inklusi keuangan di Indonesia. Misalnya saja kemitraan strategis dengan Payfazz, Rata.id, Huawei, Sequis, dan Kargo. Karena selain melakukan pengembangan teknologi dan aplikasi, hadirnya mitra kolaborasi itu dinilai menjadi warna tersendiri bagi Modal Rakyat.

Untuk itu, perseroan terus mengupayakan peningkatan kualitas produk dan teknologi. Salah satunya adanya integrasi Rekening Dana Lender (RDL) BNI, yang telah diterapkan sebagai fasilitas penampungan dana agar aman. Hal itu juga merespon peningkatan signifikan kecepatan akses dari penggunaan aplikasi Modal Rakyat.

Dalam hal credit scoring, kini Modal Rakyat telah bekerja sama dengan perusahaan biro kredit Pefindo, termasuk sudah terintegrasi dengan Fintech Data Center (FDC) dan Silaras OJK. Integrasi itu berguna untuk melakukan analisa terhadap reputasi keuangan peminjam serta meningkatkan kualitas pembiayaan. Melansir data di website resmi perseroan, tingkat keberhasilan bayar 90 hari (TKB 90) berhasil dijaga baik di level 99,29%.

"Ke depan kami berharap Modal Rakyat dapat semakin memperluas jangkauan segmen pinjaman bagi pelaku UMKM produktif terutama di segmen B2B FMCG dan pinjaman multiguna melalui fitur paylater untuk mendukung inklusi keuangan Nusantara," tutup Chief Technology Officer Modal Rakyat Christian Hanggra.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN