Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Danamon

Bank Danamon

Bank Danamon Cetak Laba Rp 1,48 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2020 | 21:48 WIB
Thomas E Harefa (thomas@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Danamon Indonesia Tbk membukukan pertumbuhan laba bersih setelah pajak (NPAT) sebesar Rp 632 miliar pada kuartal III-2020 dengan pertumbuhan Rp 632 miliar dibandingkan kuartal sebelumnya. Dengan demikian, total NPAT Bank Danamon untuk sembilan bulan pertama tahun 2020 menjadi Rp 1,48 triliun. Perolehan tersebut turun sekitar 43% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 2,60 triliun.

Pendapatan operasional sebelum provisi (PPOP) naik 9% dibandingkan setahun yang lalu. Pertumbuhan laba pada kuartal ketiga ini didukung oleh antara lain pendapatan nonbunga danperbaikan kualitas aset. Rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 3,2% atau membaik 90 basis poin dibandingkan kuartal sebelumnya. Biaya kredit atau cost of credit juga membaik 54% secara kuartalan.

Didukung oleh kolaborasi yang kuat dengan MUFG, kredit kepada segmen enterprise banking terus berekspansi dengan pertumbuhan sebesar 26% dibandingkan setahun yang lalu. Pendanaan melanjutkan tren penguatan di mana giro dan tabungan (current account and savings account/CASA) tumbuh 13%secara setahunan. Pertumbuhan ini membawa rasio CASA pada tingkat yang sehat yaitu 51,5%.

“Pada kuartal ketiga tahun 2020, kinerja keuangan kami menunjukkan perkembangan yang positif. Hal ini mengarisbawahi kemampuan Bank untuk menghadapi iklim usaha yang menantang pada 2020. Selain pertumbuhan pada laba kuartalan, kami juga mampu mengelola NPL serta menyediakan biayapencadangan yanglebihkuat,” terang Direktur Utama Bank Danamon Yasushi Itagaki dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2020).

Dia menjelaskan, pihaknya juga bangga mendapatkan pengakuan dari lembaga internasional. Baru-baru ini, Bank Danamon menerima tiga penghargaan penting, yaitu Best Digital Bank 2020 dari Asiamoney, Highly Commended, Best Digital Banking Initiative Trailblazer Awards 2020 dari Retail Banking International, dan DX 2020 Gamechanger dari IDC.

“Penghargaan-penghargaan ini mencerminkan komitmen berlanjut kami untuk menghadirkan solusi, produk dan layanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan nasabah,” tambah Yasushi Itagaki.

Data perseroan menunjukkan, sampai kuartal III-2020, kredit di segmen enterprise banking yang terdiri atas segmen perbankan korporasi, perbankan komersial dan institusi keuangan atau EB dan FI naik 26% dibandingkan setahun sebelumnya menjadi Rp 53,1 triliun, pertumbuhan ini didukungoleh kolaborasi dengan MUFG. Segmen perbankan usaha kecil menengah (UKM) dan kredit kepada segmen consumer masing-masing berada pada Rp 25,8 triliun dan Rp 11,6 triliun pada akhir September 2020

Untuk pembiayaan kendaraan bermotor, Adira Finance mencatat pembiayaan total sebesar Rp 45,7 triliun pada sembilan bulan pertama tahun ini, di tengah perlambatan pada industri otomotif. Total portofolio kredit dan trade finance sebesar Rp 137,9 triliun pada akhir September 2020.

Sementara itu, Bank Danamon menjaga penerapan prinsipkehati-hatian dalam pengelolaan kualitas aset melalui pelaksanaan prosedur penilaian risiko, serta proses collection dan recovery kredit yang disiplin. Sebagai hasilnya, rasio kredit bermasalah atau NPL pada akhir semester pertama 2020 tercatat membaik di posisi 3,2% pada akhir kuartal ketiga 2020. Bank Danamon pada saat yang sama membantu nasabah yang terkena dampak Covid-19 melalui restrukturisasi kredit.

Perseroan juga mencatat pendapatan komisi atau fee income berjumlah Rp 2,58 triliun pada sembilan bulan pertama tahun ini. Angka ini didukung oleh pertumbuhan dari bancassurance sebesar 23% dan keuntungan kegiatan treasury melalui perdagangan marketable securities dan valuta asing yang tumbuh 109%.

Bank Danamon juga terus fokus terhadap pendanaan granular bertumbuh 12% dibandingkan setahun yang lalu. Giro dan tabungan (CASA) tumbuh 13% secara setahunan. Sampai dengan September 2020,CASA mencakup lebih dari setengah total dana pihak ketiga Bank Danamon dengan rasio CASA sebesar 51,8%. Rasio intermediasi makroprudensial (RIM) pada posisi 89,8% menunjukkan tingkat likuiditas yang tinggi. Rasio kecukupan modal (CAR) Bank Danamon tetap menjadi salah satu yang terkuat di kelasnya setelah penetapan status sebagai bank BUKU IV. CAR konsolidasian tercatat pada 24,9 % pada akhir September 2020 di mana modal tier-1 berada pada Rp 38,4 triliun.

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN