Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) gandeng PT Kredit Utama Fintech Indonesia lewat aplikasi Rupiah Cepat untuk salurkan kredit Rp 100 miliar 
Sumber: Istimewa

PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) gandeng PT Kredit Utama Fintech Indonesia lewat aplikasi Rupiah Cepat untuk salurkan kredit Rp 100 miliar Sumber: Istimewa

Bank Ganesha (BGTG) Gandeng Rupiah Cepat Salurkan Kredit Rp 100 M

Selasa, 27 September 2022 | 04:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) gandeng PT Kredit Utama Fintech Indonesia dengan produk peer to peer lending pada aplikasi Rupiah Cepat  dalam penyaluran kredit sebesar Rp 100 miliar. Hal itu ditandai dengan penandatangan agreement Kerjasama oleh Direktur Bank Ganesha (BGTG) Setiawan Kumala dan Yolanda Sunaryo selaku CEO PT Kredit Utama Fintech Indonesia dengan produk Rupiah Cepat.  

Direktur Bank Ganesha (BGTG) Setiawan Kumala mengungkapkan, dengan adanya Kerjasama dengan Rupiah Cepat, Bank Ganesha mengharapkan ada keberlanjutan strategi bisnis kedepannya dengan Rupiah Cepat. “Hal itu untuk dapat memperluas jaringan bisnis khususnya pembiayaan bagi masayarakat di Indonesia,” ungkapnya dalam keterangan pers, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Bank DKI Pimpin Kredit Sindikasi untuk BFI Finance Rp 1,6 Triliun

CEO PT Kredit Utama Fintech Indonesia dengan produk Rupiah Cepat yaitu Yolanda Sunaryo mengungkapkan, dengan adanya Kerjasama ini tentunya akan menjadi salah satu strategi untuk membantu masyarakat mendapatkan fasilitas kredit/dana tunai langsung yang belum terakomodir oleh jasa keuangan konvensional dan berkontribusi bagi dunia keuangan di Indonesia. Rupiah Cepat sebagai platform perusahaan P2P Lending di Indonesia sejak tahun 2018, telah menyalurkan lebih dari Rp 15,2 triliun dengan kontribusi peminjam aktif sekitar 147 ribu peminjam.

Baca juga: KawanCicil Fasilitasi Kredit Sindikasi 12 BPR ke Runinco Bumi Lestari

“Target market konsumen dari Rupiah Cepat merupakan Jutaan Masyarakat Indonesia yang membutuhkan pembiayaan/pinjaman untuk pengeluaran diskresioner mereka namun tidak dapat diakomodir atau terlayani oleh Lembaga keuangan konvensional karena kurangnya update data dan kurang efisien operasional Lembaga keuangan konvensional tersebut,” papar Yolanda.

Bank Ganesha memiliki target tersendiri dengan melakukan skema channeling dan bekerjasama dengan Rupiah Cepat untuk dapat memperluas segmen dan target dalam menyalurkan kredit ke berbagai lapisan masyarakat yang belum terakomodir secara penuh oleh Lembaga keuangan konvensional. Hal tersebut juga tidak lepas dari pertumbuhan pembiayaan melalui P2P Lending yang terus meningkat.

Baca juga: Tumbuh 21,7%, Premi Reasuransi Ditopang Asuransi Kredit dan Pengangkutan 

Menurut data OJK, outstanding pinjaman fintek P2P lending pada Juni 2022 mencatatkan pertumbuhan sebesar 89,7% yoy atau meningkat sebesar Rp 4,17 triliun, sehingga nilai outstanding pinjaman pada bulan Juni 2022 mencapai Rp 44 triliun.

Rupiah Cepat adalah platform aplikasi Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi dengan lebih dari 4 juta peminjam sejak pertama didirikan, berfungsi sebagai platform keuangan masyarakat umum. Rupiah Cepat Berizin dan Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat Keputusan No KEP-132/D.05/2019.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com