Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Neo Commerce (ist)

Bank Neo Commerce (ist)

Bank Neo Commerce Resmi Naik Kelas ke BUKU II

Jumat, 25 September 2020 | 17:22 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Neo Commerce Tbk  resmi menyandang predikat sebagai bank umum kegiatan usaha (BUKU) II. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengukuhkan status naik kelas bank yang sebelumnya bernama Bank Yudha Bhakti itu lewat surat yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 18 September 2020. 

Bank Neo Commerce naik kelas setelah melakukan penambahan modal lewat right issue Juli 2020 dan berhasil mengantongi dana segar sebesar Rp 150 miliar. Dana tersebut telah ditempatkan pada rekening khusus Bank Neo Commerce sejak 4 Agustus 2020. Dengan tambahan dana hasil dari rights issue sebesar Rp 150 miliar, modal inti perseroan mencapai 1,08 triliun dari sebelumnya Rp 928,62 miliar per 31 Agustus 2020.

Sebagai bank BUKU II, perseroan sudah bisa melakukan kegiatan usaha lebih luas, termasuk dalam pengembangan sistem teknologi informasi yang mendukung digitalisasi sistem bank sehingga memudahkan pelayanan kepada nasabah. 

“Bank Neo Commerce saat ini tengah bertransformasi menuju bank digital. Transformasi itu sudah dimulai sejak 2019. Dengan status barunya, perseroan akan lebih leluasa mengembangkan produk dan layanan sebagai bank digital, termasuk mengembangkan mobile banking dan internet banking,” tulis manajemen perseroan, Jumat (25/9/2020). 

Saat ini, pengembangan mobile banking dan internet banking tersebut dipersiapkan dan akan diluncurkan dalam waktu dekat. Layanan itu akan semakin memudahkan nasabah melakukan transaksi dan pada akhirnya diharapkan bisa mendorong pertumbuhan kinerja bisnis perseroan ke depan. 

Sebagai bagian dari transformasi digital itu, perseroan telah melakukan perubahan nama menjadi Bank Neo Commerce dari semula Bank Yudha Bhakti. Perubahan nama itu sudah disetujui regulator lewat Surat Keputusan Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK Nomor Kep -121/PB.1/2020 pada 2 September 2020.

Perseroan memang telah merencanakan melakukan perubahan besar-besaran untuk melengkapi tranformasi digital. Selain mengubah nama menjadi terdengar lebih milenial, Bank Neo Commerce juga akan mengganti logo menjadi lebih menarik untuk menyesuaikan target pasar yang semakin luas.  

Bank berkode saham BBYB ini akan mulai menggarap pasar milenial di samping tetap mempertahankan bisnis pensiunan. Adapun produk-produk untuk menyasar pasar milenial tersebut sudah mulai disiapkan, salah satunya adalah deposito dengan penempatan dana mulai dari Rp 1 juta.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN