Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama Universal BPR Reyhan Satyahadi pada webinar bertajuk Strategi Perbankan di Momentum Kebangkitan Kredit Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional, Rabu (4/8).

Direktur Utama Universal BPR Reyhan Satyahadi pada webinar bertajuk Strategi Perbankan di Momentum Kebangkitan Kredit Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional, Rabu (4/8).

Bank Universal BPR Catat Rekor Pertumbuhan Kredit 36,2%

Rabu, 4 Agustus 2021 | 21:15 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Memasuki kuartal ketiga tahun 2021, Bank Universal BPR terus mengalami pertumbuhan positif meski di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut dibuktikan dengan pertumbuhan kredit sebesar 36,2% dan dana pihak ketiga (DPK) 58,7% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Adapun hingga saat ini, Bank Universal BPR memiliki aset sebesar Rp 596 miliar di Jabodetabek dan Rp 851 miliar secara konsolidasi grup.

"Prospek kredit ke depan baik dengan telah melewati zona khawatir dari isu pandemi dan likuiditas menuju pertumbuhan dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam pemberian kredit," kata Direktur Utama Universal BPR Reyhan Satyahadi pada webinar bertajuk Strategi Perbankan di Momentum Kebangkitan Kredit Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional, Rabu (4/8).

Pertumbuhan positif ini didukung dengan beberapa strategi inovatif seperti peluncuran produk Deposito Peduli dan brand ambassador Prof. Rhenald Kasali.

"Kami akan terus menjaga tren pertumbuhan positif yang terjadi saat ini dan berfokus untuk melayani kebutuhan modal kerja yang diharapkan dapat membantu para pelaku usaha agar bisa tumbuh dan survive. Pemberian kredit ini tentunya akan tetap kami jaga dari sisi kualitas pinjaman agar rasio kredit macet (non performing loan/NPL) tetap rendah. Hal ini sejalan dengan misi kami yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujar Reyhan.

Sebagai catatan, Universal BPR merupakan lembaga keuangan bank yang menerima simpanan dana pihak ketiga dalam bentuk deposito dan tabungan, lalu disalurkan kembali ke masyarakat dalam bentuk pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah (SHM/SHGB).

Universal BPR didirikan pada 2003 oleh Kaman Siboro dan Stephen Satyahadi - dua sosok yang berpengalaman lebih dari 30 tahun di sektor perbankan. Sebagaimana bank umum, Bank Universal BPR terdaftar dan diawasi OJK serta merupakan peserta program penjaminan LPS. Universal BPR secara group afiliasi memiliki 10 kantor layanan yang tersebar di delapan kota Indonesia.

 

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN