Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
BCA di ASEAN Marketing Summit 2021 yang diadakan secara virtual, Kamis (4/11/2021).

BCA di ASEAN Marketing Summit 2021 yang diadakan secara virtual, Kamis (4/11/2021).

BCA Tetap Eksis di Tengah Pandemi Berkat Digitalisasi 

Kamis, 4 November 2021 | 23:59 WIB
Leonard AL Cahyoputra (leonard.cahyoputra@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -Wakil Presiden Direktur PT BCA Tbk Armand Hartono mengatakan, saat ini pembukaan akun rekening BCA meningkat hingga 153% YoY. Meski di tengah pandemi, BCA terus berinovasi dengan mengoptimalkan digitalisasi, diantaranya dengan peningkatan automasi, integrasi, dan analisa.

Ketiga aspek ini diterapkan kaitannya dengan membentuk kebijakan, termasuk didalamnya kebijakan strategi pemasaran perusahaan. 

“Automasi kemudian integrasi dan analisa data ini penting untuk memperdalam analisa soal pelanggan, komunikasi, dan membentuk kebijakan pemasaran”, ujar dia dalam ASEAN Marketing Summit 2021 yang diadakan secara virtual, Kamis (4/11/2021).

BCA di ASEAN Marketing Summit 2021 yang diadakan secara virtual, Kamis (4/11/2021).
BCA di ASEAN Marketing Summit 2021 yang diadakan secara virtual, Kamis (4/11/2021).

Armand menilai terdapat beberapa tantangan yang harus dilalui BCA untuk bertransformasi ke arah yang lebih modern, termasuk dalam memasuki OMNI Channel. Pihaknya menilai retensi pelanggan dengan memperkaya customer experience menjadi aspek penting yang harus dipertahankan.

Hal ini melatarbelakangi diluncurkannya beragam program seperti OneKlik, BCA Keyboard, Cardless transaction, Welma, Halo BCA, QRku, dan VIRA atau virtual assistant via pesan real time.

Tak hanya memperkaya customer experience, bagi Armand akuisisi 

pelanggan dan efisiensi transaksi juga menjadi dua tantangan yang dihadapi BCA untuk tetap relevan di era digital.

Dia juga mengungkap insight soal satpam BCA yang saat ini cukup menarik perhatian masyarakat karena layanan yang optimal. Armand mengungkap kesuksesan BCA 

memberikan layanan berkesan tersebut dibangun selama 3 dekade lamanya. Pihaknya menekankan hierarki pada ekosistem kerja sudah tidak lagi relevan. Armand menilai satpam seharusnya dijuluki mitra daripada karyawan.

Baginya, stigma keramahan yang beredar soal satpam BCA tidak menurunkan esensi 

keamanan yang dijunjung tuntutan pekerjaan tersebut, ini menjadi hal baik yang bisa dicontoh perusahaan lainnya bahwa satpam bisa menjadi maskot perusahaan. Mereka (baca: satpam), lanjut Armand senang untuk terlibat dengan klien dan dengan BCA, dengan itu mereka menjadi lebih peka. Hal ini tidak mengurangi tingkat keamanan, justru meningkatkan tingkat keamanan karena mereka lebih waspada, dan lebih terlibat”

“Saya pribadi mengenal semua penjaga keamanan di sekitar saya, dan ini adalah budaya yang harus kita bangun di perusahaan, kita orang Asia, ini tentang membangun komunitas," pungkas dia. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN