Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan melayani nasabah yang tengah melakukan transaksi di outlet PT Bank Syariah Indonesia KC Jakarta Barat, Kebon Jeruk, Jakarta.  Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan melayani nasabah yang tengah melakukan transaksi di outlet PT Bank Syariah Indonesia KC Jakarta Barat, Kebon Jeruk, Jakarta. Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR

BSI dan Kemenparekraf Dorong UMKM Sektor Pariwisata Naik Kelas

Kamis, 6 Mei 2021 | 06:29 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) kembali memperkuat kontribusinya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar dapat naik kelas. Kali ini, BSI menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Penandatanganan MoU antara BSI dan Kemenparekraf untuk pemanfaatan jasa dan produk perbankan syariah demi pengembangan UMKM, dilakukan dalam rangkaian kegiatan Celebration Day Modest Fashion Founders Fund (MFFF) 2021, Rabu (5/5).

Direktur Utama BSI Hery Gunardi dalam keterangan tertulisnya mengatakan, dukungan terhadap sektor UMKM akan terus dihadirkan oleh perseroan. BSI selama ini turut membantu agar semakin banyak pelaku UMKM yang naik kelas melalui penyediaan produk serta layanan-layanan keuangan syariah bagi mereka.

"Dalam mendorong UMKM untuk berkembang dan naik kelas, Bank Syariah Indonesia tidak hanya memberikan dukungan finansial, namun juga pendampingan bagi pelaku usaha di antaranya melalui penyediaan Pusat Pelatihan dan Pendampingan UMKM, penyelenggaraan pelatihan pemasaran produk UMKM, dan pembangunan sentra UMKM di daerah. Dengan UMKM naik kelas, diharapkan dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional," ungkap Hery, Rabu (5/5).

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Tbk Hery Gunardi ketika menerima penghargaan sebagai Tokoh Berdaya 2020 dari LAZ Rumah Zakat di Jakarta (25/2/2021).
Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Tbk Hery Gunard.

Penandatanganan MoU dengan Kemenparekraf menjadi bukti komitmen BSI untuk terus mendorong pengembangan UMKM, dan menjadi lembaga keuangan syariah yang bisa diandalkan sebagai mitra pemberdayaan pelaku usaha. Langkah ini juga menunjukkan bahwa kehadiran BSI di Indonesia tak hanya untuk kepentingan kelompok tertentu, namun bersifat inklusif serta universal.

Dengan adanya nota kesepahaman ini, BSI dan Kemenparekraf telah memiliki landasan untuk bekerja sama mengembangkan UMKM serta memanfaatkan produk dan jasa layanan perbankan syariah bagi sektor pariwisata serta ekonomi kreatif. MoU tersebut bertujuan untuk mensinergikan pelaksanaan tugas serta wewenang BSI dan Kemenparekraf dalam rangka tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S. Uno menyampaikan ucapan terimakasihnya atas kesediaan BSI menjadi partner strategis Kemenparekraf termasuk dalam penyelenggaraan program Modest Fashion Founders Fund 2021. Dia menyebut, kerja sama ini adalah bukti kongkrit adanya kolaborasi antar lembaga untuk membantu pelaku UMKM agar kembali menggeliat dan bangkit berproduksi.

"Ini adalah salah satu langkah mencapai tujuan Indonesia menjadi produsen halal terbesar dunia pada 2024. Kami InsyaAllah secara konsisten akan mengadakan kegiatan Modest Fashion Founders Fund yang sudah kami mulai sejak tahun 2019," imbuh dia.

Fasilitas-fasilitas yang disediakan pemerintah dan lembaga diharapkan akan memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan UMKM di seluruh Indonesia, termasuk UMKM modest fashion.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN