Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
bank Bukopin. Foto: beritasatu.com

bank Bukopin. Foto: beritasatu.com

KOOKMIN SASAR MINIMAL 51% SAHAM

Bukopin akan Rights Issue Lagi

Sabtu, 11 Juli 2020 | 14:00 WIB
Esther Nuky ( esther@investor.co.id) ,Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Memasuki ulang tahun emas, Bank Bukopin berhasil makin memikat KB Kookmin Bank, yang dipastikan mengeksekusi hak pada Penawaran Umum Terbatas (PUT) V dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, sehingga kepemilikan sahamnya naik dari 22% ke minimal 26%.

Bukopin akan melakukan rights issue lagi, sehingga grup perusahaan keuangan terbesar di Korea Selatan itu menguasai minimal 51% saham hingga akhir tahun ini.

Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk Rivan A Purwantono mengatakan, grup perusahaan keuangan yang beroperasi global itu sebenarnya sudah menjadi Pemegang Saham Pengendali (PSP) bank dengan minimal kepemilikan 25% sebagaimana ketentuan di Indonesia. Namun, sama seperti kepemilikannya di bank-bank lain di berbagai negara, mereka menghendaki minimal menguasai 51% saham.

Rivan A Purwantono, Dirut Bank Bukopin Sumber: BSTV
Rivan A Purwantono, Dirut Bank Bukopin Sumber: BSTV

“Kami memastikan KB Kookmin Bank akan menguasai 51% saham Bukopin dalam aksi korporasi rights issue lanjutan hingga akhir tahun ini, setelah PUT V yang sekarang. Dengan adanya pemegang saham pengendali baru (setelah PUT V selesai), rasio kecukupan modal (ca pital adequacy ratio/CAR) perseroan menjadi 14%, meningkat dari posisi saat ini 12,5%,” kata Rivan dalam acara BeritaSatu TV bertajuk Special Dialogue: Tahun Emas Bukopin yang dipandu Direktur Pemberitaan BeritaSatu Media Holdings Primus Dorimulu, Jakarta, Jumat (10/7).

Rivan A Purwantono, Dirut Bank Bukopin dalam perbincangan dengan Direktur Pemberitaan Primus Dorimulu di acara  Special Dialogue Beritasatu TV, Jumat (10/7/2020). Sumber: BSTV
Rivan A Purwantono, Dirut Bank Bukopin dalam perbincangan dengan Direktur Pemberitaan Primus Dorimulu di acara Special Dialogue Beritasatu TV, Jumat (10/7/2020). Sumber: BSTV

Komposisi pemegang saham Bank Bukopin sebelum rights issue tersebut adalah Bosowa sebanyak 23%, KB Kookmin Bank 22%, pemerintah Republik Indonesia 8,9%, Kopelindo 5%, dan publik 40%. Saat ini, PUT V tengah dalam proses penyelesaian, di mana Bosowa melaksanakan haknya, sedangkan Kookmin mengeksekusi hak sekaligus menjadi standby buyer.

“Karena Bosowa mengeksekusi rights-nya dalam PUT V Bukopin, maka KB Kookmin tidak bisa mengeksekusi langsung sampai 51% kepemilikan saham, tapi sekarang range-nya antara 26-37%. Di PUT V, kami buat exercise, misalnya publik ambil 25%, 50%, atau 100%, yang kemudian muncul Kookmin minimal dapat 26% yang berakhir di 27 Juli nanti. Untuk mencapai 51%, maka akan dilakukan rights issue lanjutan yang juga dilakukan tahun ini, hal itu merupakan komitmen Kookmin terkait rencananya menjadi pemegang saham pengendali,” ujar Rivan.

Kepemilikan pemegang saham Bukopin
Kepemilikan pemegang saham Bukopin

Rivan menjelaskan lebih lanjut, KB Kookmin Bank telah melakukan pengembangan bisnis di 24 negara, dengan mematok paling tidak harus memiliki 51% saham di perusahaan yang dimasuki. Itulah sebabnya, meski untuk menjadi PSP bank di Indonesia cukup 25% saja, mereka tetap akan menaikkan kepemilikannya.

“Hal ini merupakan sinyal yang bagus. Kalau di PUT V semua mengambil rights-nya, minimal Kookmin dapat 26%. Nah, bagi kami maupun OJK (Otoritas Jasa Keuangan), dengan 26% ini sudah cukup terhadap operasional bank atau Bukopin menjadi punya PSP,” tandas Rivan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN