Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu kantor BCA. Foto: InvestorDaily/David

Salah satu kantor BCA. Foto: InvestorDaily/David

Dukung BI, BCA Siap Layani LCS Indonesia-Tiongkok

Kamis, 23 Desember 2021 | 15:34 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendukung Bank Indonesia (BI) untuk terus memberikan informasi implementasi penambahan negara mitra baru dalam transaksi Local Currency Settlement (LCS), yaitu Tiongkok. BCA siap melayani LCS untuk mengurangi ketergantungan pada dolar Amerika Serikat.

Sebuah mekanisme pembayaran perdagangan internasional menggunakan mata uang lokal negara terkait, yang sebelumnya dapat dijalankan dalam empat mata uang, yaitu rupiah, baht Thailand, ringgit Malaysia, dan yen Jepang. Saat ini sudah ada penambahan mata uang lainnya, yaitu yuan Tiongkok.

Direktur BCA Rudy Susanto mengatakan, penerapan LCS bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada penggunaan mata uang dolar AS, baik dalam transaksi perdagangan barang dan jasa, investasi maupun transfer valas untuk kebutuhan personal.

"Dengan LCS, nasabah mendapatkan benefit kuotasi nilai tukar mata uang asing secara langsung (direct quotation) antara Indonesia dengan negara mitra, serta penyelesaian transaksi yang lebih cepat. Selain itu, terdapat relaksasi regulasi dalam melakukan transaksi jual beli valuta asing dalam mata uang ringgit, baht, dan yen terhadap rupiah," ujar Rudy dalam keterangan tertulis, Kamis (23/12).

Sementara itu, untuk LCS Malaysia dan Thailand, relaksasi kewajiban dokumen underlying untuk jual beli ringgit dan baht terhadap rupiah, nominal sampai dengan ekuivalen US$ 200,000 per transaksi dapat dilakukan tanpa menyerahkan dokumen underlying, sedangkan untuk LCS Jepang relaksasi tersebut juga berlaku sampai dengan nominal ekuivalen US$ 500,000 per transaksi.

Melalui kerja sama ini, perseroan diberikan kepercayaan oleh BI menjadi salah satu bank yang dapat menjalankan skema pembayaran LCS Indonesia-Tiongkok. Pada November 2021, BCA juga telah menerima penghargaan LCS Award dari Bank Indonesia pada acara Pertemuan Tahunan BI. Mulai 13 Desember 2021, BCA sudah bisa melayani transaksi LCS Tiongkok.

Di sisi lain, BCA memberikan program promosi berupa cashback biaya telex 100% dan biaya full amount ringan, sebesar US$ 10 ekuivalen dalam rangka launching layanan LCS Tiongkok yang dapat dimanfaatkan sampai dengan bulan Desember 2022. Program promosi cashback biaya telex juga akan berlaku untuk LCS Malaysia dan Thailand di tahun 2022. Selain itu, saat ini BCA memberikan gratis biaya telex untuk LCS Jepang dan gratis biaya provisi in lieu untuk LCS Malaysia dan Thailand sampai akhir periode 2021.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN