Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Nasabah melakukan transaksi di mesin Anjungan Tunai mandiri (ATM) di Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Nasabah melakukan transaksi di mesin Anjungan Tunai mandiri (ATM) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Himbara Siapkan BUMN Finance Institute bagi Talenta Perbankan

Minggu, 27 Desember 2020 | 10:41 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) melakukan kick off BUMN Finance Institute untuk mengimplementasikan salah satu dari lima program prioritas Kementerian BUMN, yaitu prioritas pada pengembangan talenta sumber daya manusia (SDM) Indonesia di bidang perbankan.

Kick off tersebut dilakukan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bersama dengan Corporate University dan Learning Center yang dimiliki oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) di BRI Innovation Center. Pembentukan BUMN Finance Institute adalah sinergi yang bertujuan untuk pemerataan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia unggul, serta pembentukan national talent pool.

Deputi Bidang SDM, Teknologi dan Informasi Kementerian BUMN Alex Denni dalam keterangannya menyampaikan, Corporate University dan Learning Center yang dimiliki oleh BUMN memiliki peran yang strategis dalam akselerasi transformasi BUMN khususnya di era volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity (VUCA) saat ini.

"Corporate University dan Learning Center BUMN harus mampu mengembangkan pekerja yang terperangkap di zona nyaman. Hal ini dilakukan dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan baru sehingga pekerja siap menghadapi tantangan dan berbagai permasalahan," kata Alex akhir pekan ini.

Kegiatan Kick Off BUMN Finance Institute dilanjutkan dengan kegiatan shared training secara online yang diikuti oleh Pekerja dari Bank BRI, BTN, BNI, dan Mandiri. Materi disampaikan oleh Subject Matter Expert dari masing-masing Bank BUMN sesuai dengan spesialisasinya yaitu Consumer Banking (BTN), Wholesale Banking (Mandiri), Micro Banking (BRI) dan International & Trade Banking (BNI).

Herdy Harman sebagai Ketua Forum Human Capital Indonesia (FHCI) yang juga merupakan Direktur Human Capital BRI mengatakan, dengan terbentuknya BUMN Finance Institute, pekerja bank BUMN diharapkan mendapatkan pengalaman belajar yang menyeluruh terkait banking, digital dan leadership.

"Kami bersyukur dan sangat antusias dengan dilaksanakannya Kick Off BUMN Finance Institute ini. Tentu ini semua sejalan dengan cita-cita Kementerian BUMN untuk mewujudkan sumber daya manusia unggul yang berdaya saing tinggi di lembaga keuangan di Indonesia," ungkap Herdy.

Hadapi Revolusi Digital

ATM BRI
Salah satu gerai ATM BRI. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA


BRI juga terus berupaya meningkatkan kompetensi pekerja demi mewujudkan misi menjadi rumah bagi talenta terbaik bangsa (home to the best talent). Sebagai bank yang memiliki lebih dari 9.400 unit kerja di Indonesia, BRI menghadapi tantangan besar untuk bertransformasi agar bisa menghadirkan layanan berbasis digital yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masa depan.

Menjawab tantangan tersebut, BRI Corporate University menyelenggarakan edukasi dan diskusi daring yang mengundang para ahli, salah satunya seorang futuris dan penulis terkenal asal Australia, Brett King “the King of Disruptors”, yang banyak menerbitkan buku mengenai masa depan perbankan di tengah evolusi teknologi, dan menyoroti permulaan revolusi perbankan yang kini berjalan.

Brett King memberikan pandangannya mengenai tantangan apa saja yang harus dihadapi dan dijawab pelaku industri perbankan di era revolusi industri 4.0. Secara umum, dia membahas pentingnya aspek pembaruan layanan (future services), penyediaan kanal kolaborasi (omni channels), dan pengalaman matang di dunia perbankan (banking experiences) untuk membuat transformasi perbankan berjalan lancar.

Dia juga menekankan pentingnya sebuah bank memberikan dukungan digital kepada masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhannya di tengah arus digitalisasi, termasuk transformasi layanan dari luring menjadi daring.

"Di dalam BRI sendiri, saat ini ada lima tantangan yang harus diatasi dalam pengembangan sumber daya manusia. Kelima tantangan ini adalah finding the right size & competency, talent attraction, talent management, building culture system, and establishing agile & digital organization," urai Herdy.

Herdy mengungkapkan bahwa diskusi dan edukasi tersebut juga memberikan wawasan dan motivasi kepada seluruh pekerja BRI mengenai teknologi perbankan terkini sehingga mampu memacu inovasi para pekerja dalam meningkatkan layanan di BRI. "Insan BRILian menghadapi era digitalisasi harus mampu bersaing di level internasional dan bertahan di masa pandemi," pungkas Herdy.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN