Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presdir PT Bank KB Bukopin Tbk Rivan A. Purwantono dalam acara Zooming with Primus dengan tema Era Bank Digital, yang disiarkan Beritasatu TV, Kamis (18/3).

Presdir PT Bank KB Bukopin Tbk Rivan A. Purwantono dalam acara Zooming with Primus dengan tema Era Bank Digital, yang disiarkan Beritasatu TV, Kamis (18/3).

KB Bukopin Targetkan Jadi Bank Fully Digital Pada 2023

Kamis, 18 Maret 2021 | 15:24 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, ivestor.id – PT Bank KB Bukopin Tbk akan bertransformasi menjadi fully digital pada tahun 2023. Saat ini proses transformasi terus dilakukan perseroan dengan dukungan pemegang saham pengendali (PSP) KB Kookmin Bank.

Presdir PT Bank KB Bukopin Rivan A Purwantono mengungkapkan, secara produk perseroan sudah menggunakan layanan digital, namun untuk bisnis proses masih dalam masa transisi menggunakan sistem KB Kookmin Bank.

"Secara produk sudah, secara total kami rencanakan ITSP-nya atau information technology strategic plan kami selesaikan di 2023, jadi betul-betul kami sudah gunakan KB generation system. Artinya ini akan luar biasa berbeda terus kemudian kami gunakan juga termasuk menyusun cara kerja digital membentuk target market baru," terang Rivan dalam acara Zooming with Primus dengan tema Era Bank Digital, Kamis (18/3).

Rivan mengatakan, dari sisi simpanan pihaknya akan membidik segmen milenial melalui Wokee. Sedangkan dari sisi bisnis akan menyasar segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memiliki potensi besar untuk digarap. Pihaknya juga menciptakan organisasi Korean link yang ternyata sangat besar peluang bisnisnya.

"Pelaku Korean link ini tidak ada supplier, ini pelaku UMKM Indonesia, ini kesempatan yang baik, hampir 2.000 perusahaan Korea terbagus di Indonesia, ada 211 nasabah di seluruh cabang yang memberikan kontribusi, ini kami bangun ekosistemnya, sehingga kami masuk opportunity pasar yang baik kami lakukan pemberdayaan digital," papar Rivan.

Dia memaparkan, dengan menyasar segmen tersebut, pemberdayaan digital dilakukan dengan menerapkan agen Laku Pandai, digital channel untuk supply chain, termasuk transaksi supplier dengan rekan bisnisnya. Sehingga bisnis proses keseluruhan sudah digital.

"Kami harapkan 2023 semua fully support dengan digital, dengan end to end seluruh bisnis. Tidak secara produk tapi pelayanan secara langsung bisa dinikmati nasabah," papar Rivan.

Terkait regulasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini masih dalam proses penyusunan aturan untuk bank digital. Ditargetkan Peraturan OJK (POJK) mengenai bank digital akan terbit pada pertengahan tahun ini.

 

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN