Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kantor Pusat PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Kantor Pusat PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Klarifikasi Pemblokiran Rekening Efek Hingga Jumat Ini

Prisma Ardianto, Rabu, 19 Februari 2020 | 23:57 WIB

JAKARTA, investor.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) memberi tenggat waktu melakukan klarifikasi dan verifikasi kepada pihak yang keberatan atas pemblokiran rekening efek terkait kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero), hingga Jumat (21/2/2020).

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima Investor Daily, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiono mengatakan, keputusan itu hasil dari rapat tim penyidik Kejagung dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kepada pihak-pihak yang keberatan atas pemblokiran rekening saham, diberi kesempatan untuk segera mengajukan keberatan dan klarifikasi serta verifikasi tentang kepemilikan rekening sahamnya sampai dengan hari Jumat pekan ini," kata dia, Rabu (19/2) malam.

Sementara itu, Hari menuturkan, pihaknya menjadwalkan untuk memeriksa 8 orang saksi hari ini, Rabu (19/2). Sebanyak 5 orang saksi adalah pemeriksaan lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya yang dianggap belum cukup, dan sisanya 3 orang saksi merupakan pemeriksaan perdana.

Dari 8 orang saksi dapat dikelompokan menjadi 2 orang saksi dari Jiwasraya yaitu Novi Rahmi selaku Kadiv Sumber Daya Manusia Jiwasraya dan Suwito selaku Region Agency Head Jiwasraya. Kemudian 1 orang saksi dari pihak Tersangka BTJ yaitu Jani selaku sekretaris.

Selanjutnya 3 orang saksi dari perusahaan managemen investasi meliputi Marsangkap Parlindungan Tamba selaku Dirut PT Danareksa Investama Management, Piter Rasiman selaku Dirut PT Himalaya Energi Perkasa, dan Agus D. Priyambada selaku Coorporate Secretary PT. Trimegah Securitas. Serta 1 orang nominee yang berkaitan dengan saham Tersangka JHT bernama Moudy Mangkey.

"Semua pihak terkait dalam perkara ini masih akan terus dilakukan pemeriksaan baik sebagai saksi maupun ahli, guna mencari fakta hukum serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana yang terjadi serta mengungkap peristiwa yang sebenarnya," tutup dia. 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN