SWIPE UP TO READ
 Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Desa Wisata Taro di Bali.

Desa Wisata Taro di Bali.

Menilik Desa Wisata Taro, Surga Tersembunyi di Gianyar Pemenang BCA Desa Wisata Award

Rabu, 29 Juni 2022 | 16:34 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

BALI, investor.id - Desa Wisata Taro merupakan desa tua di Bali yang kaya akan kisah dan peninggalan budaya masa lampau. Berada di kecamatan Tegallalang, Gianyar. Sekitar dua jam perjalanan dari Denpasar. Terletak di ketinggian 600-750 meter di atas permukaan laut, membuat Desa Taro memiliki hawa sejuk dan dingin.

Dahulu, Desa Wisata Taro dikenal dengan nama Bhumi Sarwa Ada yang berarti semua ada, sebutan yang sesuai. Sebab di Desa Taro terdapat beragam pesona alam yang memanjakan mata wisatawan. Beberapa destinasi wisata unggulan Desa Taro antara lain:

Advertisement

1.Konservasi Lembu Putih Bali. Desa Taro merupakan satu-satunya desa di Bali yang memiliki taman konservasi lembu putih, salah satu satwa yang disucikan dan dihormati di desa tersebut. Di kawasan tersebut, lembu putih dirawat dengan baik karena sering dilibatkan dalam upacara besar.

2.Penangkaran Kunang-kunang. Kawasan penangkaran ini memiliki ukuran 6x30 meter yang sangat direkomendasikan untuk dikunjungi dari sore hingga malam hari. Terletak di habitat alami yaitu sawah, membuat kawasan ini memiliki udara yang segar, air bersih yang mengalir, dan banyak tanaman di sekitarnya untuk mendukung pertumbuhan kunang-kunang.

Baca juga: Menteri Sandiaga: Desa Wisata Loang Baloq Paduan Ekraf dan Kearifan Lokal 

3.Semara Ratih. Objek wisata ini merupakan Kawasan hutan bambu yang sudah ditata dengan rapi sehingga enak dipandang, karena Semara Ratih terletak di lembah, pengunjung akan berjalan turun di jalan setapak sambil menikmati pohon-pohon besar, hutan bambu dan melihat dari atas terasering sawah hingga melihat relief Semara Ratih yang diukir didinding dari tanah yang menjadi  icon dari tempat ini, tidak hanya itu saja, di semara ratih juga terdapat pancuran sumber mata air asli dan sungai yang dapat digunakan untuk melukat atau pembersihan diri.

4.Pura Agung Gunung Raung, Pura ini merupakan salah satu pura yang termasuk dalam Pura Kahyangan Jagat yang ada di Bali. Selain disucikan, pura ini memiliki keunikan karena menghadap ke Timur, di luar kelaziman sebuah pura yang menghadap ke Barat. Keberadaan Pura Agung Gunung Raung tak bisa dilepaskan dari perjalanan suci Maha Rsi Markandeya, yang melihat cahaya dari arah timur saat berada di Gunung Raung, gunung tertinggi di Jawa Timur, sebelum akhirnya melakukan perjalanan ke Bali dan menetap di Desa Taro.

Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA sebagai institusi perbankan nasional di Indonesia senantiasa berkomitmen menghadirkan nilai tambah bagi nasabah maupun masyarakat Indonesia. Pada 2021, perseroan menyelenggarakan BCA Desa Wisata Award, sebuah sarana yang memberikan kesempatan bagi desa wisata di Indonesia mempromosikan potensi wisata yang dimilikinya. Sebanyak 464 desa wisata mengikuti kompetisi tersebut, dan Desa Wisata Taro merupakan salah satu pemenang untuk Kategori Alam.

Baca juga: Menparekraf Siapkan Program Pendampingan untuk Desa Wisata Hilisimaetano

Melalui BCA Desa Wisata Award, BCA ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk mengunjungi desa-desa wisata dengan potensi wisata yang menarik. “Keindahan yang dimiliki desa-desa wisata di Indonesia perlu mendapatkan perhatian khusus dari kita semua. BCA mengajak wisatawan lokal khususnya untuk mengunjungi desa wisata dan turut membantu perekonomian warga lokal di desa,” ungkap Inge Setiawati selaku EVP CSR BCA dalam keterangan resmi, Rabu (29/6/2022).

Sebagai tambahan informasi, Program Solusi Bisnis Unggul merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang dimiliki oleh BCA untuk pembinaan terhadap UMKM, komunitas dan desa yang mempunyai potensi pariwisata dan edukasi budaya. BCA melalui program Bakti BCA sudah mengembangkan 12 desa wisata binaan yang tersebar di Sumatera, Jawa, dan Bali.

“Sebagai salah satu pemenang Desa Wisata Awards, kawasan Desa Wisata Taro telah melalui berbagai rangkaian seleksi sehingga telah kami pastikan kawasan wisata ini akan memberikan pengalaman wisata yang menarik. BCA pun senantiasa memberikan pendampingan intensif untuk pengembangan pengurus desa agar mampu melestarikan kawasannya. Hal ini kami lakukan juga sebagai bentuk dorongan terhadap pemulihan ekonomi nasional khususnya bagi warga lokal,” tutup Inge.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN