Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang juga Ketua Tim Project Management Office (PMO) Hery Gunardi (tengah) bersama dengan Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Catur Budi Harto (kedua kanan), Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sis Apik Wijayanto (kedua kiri), Direktur Utama PT Bank BRIsyariah Tbk Ngatari (kanan) dan Direktur Bisnis Indonesia Financial Group Pantro Pander (kiri) dalam virtual press conference penandatanganan Conditional Merger Agreement pada Selasa (13/10) sebagai bagian dari proses Merger Bank Syariah BUMN. (ist)

Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang juga Ketua Tim Project Management Office (PMO) Hery Gunardi (tengah) bersama dengan Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Catur Budi Harto (kedua kanan), Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sis Apik Wijayanto (kedua kiri), Direktur Utama PT Bank BRIsyariah Tbk Ngatari (kanan) dan Direktur Bisnis Indonesia Financial Group Pantro Pander (kiri) dalam virtual press conference penandatanganan Conditional Merger Agreement pada Selasa (13/10) sebagai bagian dari proses Merger Bank Syariah BUMN. (ist)

MUI: Bank Syariah Indonesia Aset Besar Ekonomi Syariah

Jumat, 18 Desember 2020 | 12:34 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyambut baik kehadiran PT Bank Syariah Indonesia Tbk, yang hingga kini proses pembentukannya masih berjalan. Dukungan senada juga disampaikan  Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, atas kehadiran bank syariah hasil penggabungan tiga bank syariah milik Himbara.

Dukungan itu diberikan karena entitas hasil merger tiga bank syariah milik Himbara ini diyakini bisa menjadi kebanggaan Indonesia dan umat muslim. Potensi Bank Syariah Indonesia tumbuh besar muncul karena bank ini memiliki nilai aset besar dibanding bank-bank syariah lain yang ada di Indonesia selama ini.

“Kami senang dan mendukung adanya Bank Syariah Indonesia. Kami berharap tidak hanya dari asetnya yang Rp200-an triliun itu, tapi juga dikembangkan kembali menjadi kebanggaan karena nama Syariah Indonesia-nya ini menjadi lambang kenegaraan dan lambang keislaman. Oleh karena itu saya mendukung full,” ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Cholil Nafis di Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Cholil menyatakan, awalnya ia berharap bank syariah besar yang lahir di Indonesia merupakan lembaga keuangan yang dibentuk sendiri, tanpa buah merger dari bank-bank eksisting. Akan tetapi, dia tetap mendukung kehadiran Bank Syariah Indonesia yang merupakan gabungan dari PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri, dan PT Bank BNI Syariah.

“Mudah mudahan ini menjadi awal untuk Indonesia memproduksi atau menjadi kiblat perbankan syariah di seluruh dunia,” ujarnya.

Kekuatan Besar

Rosan Perkasa Roeslani. Foto: IST
Rosan Perkasa Roeslani. Foto: IST

Respons positif atas pembentukan bank merger syariah milik Himbara juga datang dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan, kehadiran Bank Syariah Indonesia merupakan hal wajar karena sesuai kebutuhan masyarakat.

Rosan berpendapat, Bank Syariah Indonesia bisa menjadi kekuatan besar dan membawa dampak positif bagi perkembangan industri keuangan syariah. Besarnya kekuatan bank ini dianggap penting dan layak disoroti, karena dalam bisnis perbankan “ukuran” menjadi hal yang sangat penting untuk menentukan bisa/tidaknya sebuah perusahaan berkembang.

Size untuk perbankan sangat penting, apalagi kita sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, masa kita tidak mempunyai bank untuk bisa melayani kebutuhan dunia usaha dan penduduk kita yang sangat luar biasa?” ujar Rosan.

Menurut Rosan, kehadiran Bank Syariah Indonesia bisa membantu terwujudnya perluasan dan peningkatan akses keuangan syariah di tengah masyarakat.

Dia juga menilai bank ini layak didukung seluruh elemen masyarakat. “Ini kita harus dorong. Kedepannya keberadaan Bank Syariah Indonesia bukan hanya untuk masyarakat Indonesia tetapi sampai ke belahan dunia lainnya,” katanya.

“Tentunya akan memberikan dampak positif, terutama pada keuangan syariah kita yang memang masih membutuhkan pelebaran, pendalaman, dan penguatan terutama dari perbankan syariah di Indonesia,” tutup Rosan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN