Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi fintech: beritasatu.com/IST

Ilustrasi fintech: beritasatu.com/IST

Oktober, Satgas Waspada Investasi Blokir 206 Fintech Lending Ilegal

Jumat, 30 Oktober 2020 | 17:23 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Satgas Waspada Investasi (SWI) telah memblokir sebanyak 206 entitas fintech p2p lending ilegal sepanjang Oktober 2020. SWI mengimbau masyarakat lebih dulu memastikan legalitas entitas yang menawarkan pinjaman atau investasi.

Ketua SWI Tongam L Tobing menyampaikan, patroli siber terus digencarkan agar bisa menemukan dan memblokir fintech lending ilegal serta penawaran investasi ilegal. Hal itu dilakukan sebelum bisa diakses dan memakan korban di masyarakat.

Tonggam L Tobing. Foto: IST
Tonggam L Tobing. Foto: IST

"Pada Oktober ini Satgas kembali menemukan dan memblokir 206 fintech lending ilegal dan 154 entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat. Satgas sejak tahun 2018 s.d.Oktober 2020 telah menghentikan sebanyak 2.923 fintech lending ilegal," ucap Tongam melalui keterangan tertulis, Kamis (29/10).

Menurut dia, saat ini SWI telah melakukan patrol siber rutin yang frekuensinya akan terus ditingkatkan. Sejalan dengan masih banyaknya temuan fintech lending dan penawaran investasi ilegal melalui berbagai saluran teknologi komunikasi di masyarakat.

Adapun 154 entitas yang menawarkan investasi ilegal meliputi 114 Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) tanpa izin dan 2 koperasi tanpa izin. Selanjutnya adalah 6 aset kripto tanpa izin, 8 money game tanpa izin, 3 kegiatan yang menduplikasi entitas yang memiliki izin, serta 21 kegiatan lainnya.

Dia mengemukakan, SWI mengimbau kepada masyarakat agar lebih dulu memastikan atau mengecek legalitas dari entitas yang menawarkan pinjaman atau investasi. Legalitas tersebut dapat dicek melalui otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.

Informasi mengenai daftar perusahaan fintech lending yang terdaftar dan berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta daftar perusahaan investasi ilegal dapat dilihat di website OJK. Masyarakat juga  bisa menghubungi Kontak OJK 157 dan whatsapp 081157157157 untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan jelas atau email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN