Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Aplikasi Mandiri Syariah Mobile bisa diunduh di App Store untuk iOs dan Playstore untuk Android dan sangat bermanfaat untuk kondisi work from home seperti saat ini.

Aplikasi Mandiri Syariah Mobile bisa diunduh di App Store untuk iOs dan Playstore untuk Android dan sangat bermanfaat untuk kondisi work from home seperti saat ini.

Percepat Inovasi, Peluang Bank Syariah Tumbuh Masih Besar

Rabu, 30 September 2020 | 20:16 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id -- PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menilai perbankan syariah masih memiliki peluang yang besar untuk tetap tumbuh di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, bank syariah perlu mempercepat inovasi digital agar bisa bersaing mengambil berbagai peluang.

Direktur Finance, Strategy & Treasury Mandiri Syariah Ade Cahyo Nugroho mengatakan, meskipun pangsa pasar (market share) perbankan syariah masih sekitar 6%, tapi pertumbuhan kinerjanya masih bagus di masa pandemi. Namun, perbankan syariah juga perlu menangkap peluang melalui inovasi digital.

Di Mandiri Syariah sendiri, pihaknya mengungkapkan selain memberikan layanan finansial, juga perlu melakukan dua pendekatan lain kepada nasabah, yakni sosial dan spiritual. "Ada data, masyarakat Indonesia adalah masyarakat paling dermawan, sifat ini semakin mengemuka di pandemi, ada opportunity, ini yang kita manfaatkan di bank syariah. Mau tidak mau harus ke digital solusi pendekatan ini," jelas Ade dalam webinar, Selasa (29/9).

Pihaknya mencatat, jumlah nasabah Mandiri Syariah yang ke cabang menurun 40%, tapi di sisi lain transaksi mobile banking mengalami peningkatan signifikan 94% (yoy). Apabila dirinci, transaksi digital melalui mobile banking Mandiri Syariah mengalami peningkatan yang tinggi sampai dengan paruh pertama tahun ini, untuk transfer interbank tumbuh 64,1% (yoy), untuk fitur sosial, perseroan memiliki fitur zakat, infak, dan sedekah yang mengalami pertumbuhan 67% (yoy).

"Jadi mau finansial bisa, sosial juga bisa, jadi setiap habis transaksi, nasabah kita tawarkan, apa ingin berbagi? dengan pendekatan ini hampir 400 ribu customer kita menggunakan fitur itu. Bukan bagus-bagusan m-banking, murah-murahan pricing, itu susah. Kita lakukan pendekatan yang beda, selain solusi finansial yang ditawarkan kita juga berikan layanan transaksi spiritual dan sosial, ini sejalan dengan karakter masyarakat yang suka berbagi," terang dia.

Selain itu, transaksi payment OVO dari m-banking Mandiri Syariah meningkat hingga 1.031% (yoy) per Juni. Kemudian top up Gopay tumbuh 567,1% (yoy). "Jadi ada opportunity, bagaimana kita paham dari pembiayaan atau kredit (industri perbankan) yang hanya tumbuh sekitar 1,5% tapi dari m-banking itu fee based kita meningkat hampir 100%. Ini contoh memanfaatkan opportunity dari pandemi," jelas Ade.

The Best Bank of GCG 2020

Di sisi lain, perseroan memperoleh predikat "sangat bagus" kategori bank umum kegiatan usaha (BUKU) III dalam 25th Infobank Awards 2020. Kinerja Mandiri Syariah selama 2019 pun membuahkan hasil dengan pemberian penghargaan bergengsi lainnya, yakni The Best Bank of GCG 2019.

Penghargaan tersebut berdasarkan penilaian rasio keuangan, pertumbuhan, tata kelola perusahaan atau good corporate governance (GCG), profil risiko dan implementasi tata kelola perusahaan yang baik selama tahun 2019.

Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari mengaku, dalam operasionalnya, perseroan berkomitmen menjalankan bisnis sesuai prinsip-prinsip GCG. Perseroan mengembangkan penguatan infrastruktur, restrukturisasi internal yang mengarah kepada praktik terbaik, penyesuaian dan pembaharuan sistem dan prosedur yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan GCG yang efektif sesuai dengan standar yang berlaku.

"Kami percaya penerapan tata kelola yang baik memberikan dampak positif khususnya bagi kepercayaan stakeholders atas pengelolaan organisasi dan kinerja Mandiri Syariah yang transparan dan tentunya pencapaian ini adalah hasil kontribusi dari seluruh stakeholders," kata Toni.

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN