Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam webinar Sharia Economic Outlook, Selasa (19/1).

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam webinar Sharia Economic Outlook, Selasa (19/1).

Sepanjang 2020, Pembiayaan Bank Umum Syariah Meningkat 9,5%

Selasa, 19 Januari 2021 | 11:08 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah sebesar 9,5% secara tahunan (year on year/yoy) per akhir Desember 2020.

"Per Desember, pembiayaan bank umum syariah tumbuh 9,5% jauh lebih tinggi dari pertumbuhan kredit perbankan nasional yang terkontraksi -2,41%," ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam webinar Sharia Economic Outlook, Selasa (19/1).

Wimboh juga menyebut, perbankan syariah masih memiliki ketahanan yang cukup tinggi, tercermin dari rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) di level 21,59% per akhir Desember 2020. Tebalnya permodalan bank syariah tersebut juga mampu mengantisipasi risiko pembiayaan di tengah pandemi Covid-19,

"Dengan ketahanan CAR 21,59%, NPF (non performing financing) bank syariah masih terjaga 3,13%, dengan likuiditas FDR 76,36%," kata Wimboh.

Secara keseluruhan, hingga akhir November 2020, total aset keuangan syariah tidak termasuk saham syariah mencapai Rp 1.770,32 triliun. Apabila dirinci, aset perbankan syariah sebesar Rp 593,35 triliun, pasar modal syariah senilai Rp 1.063,81 triliun, serta industri keuangan non bank (IKNB) syariah sebesar Rp 113,16 triliun.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN