Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam webinar Sharia Economic Outlook, Selasa (19/1).

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam webinar Sharia Economic Outlook, Selasa (19/1).

Untuk Kalahkan Bank Konvensional, Produk Bank Syariah Harus Bermutu

Rabu, 10 Februari 2021 | 19:02 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, perbankan syariah harus bisa menyusun suatu produk yang berkualitas, inovatif, dan tentunya lebih murah dibandingkan bank konvensional. Dengan begitu, pangsa pasar (market share) perbankan syariah bisa mendominasi dibandingkan konvensional.

Strategi lain yang perlu dilakukan yakni, perbankan syariah juga dituntut untuk mengembangkan teknologi, agar produk dan layanan bisa diakses oleh masyarakat luas dengan mudah. Sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas juga menjadi faktor penting pengembangan lembaga syariah ke depan. Diharapkan lembaga keuangan syariah bisa menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Ini semua strategi kita kembangkan agar produk keuangan syariah dan lembaga keuangan syariah bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Kalau bisa dilakukan, market share syariah akan mendominasi, dengan produk bervariasi, harga murah, kualitas bagus, dan bisa diakses dengan mudah," terang Wimboh dalam webinar, Rabu (10/2).

Saat ini pangsa pasar keuangan syariah hanya 9,9%, jauh dibandingkan market share keuangan konvensional. Sedangkan pangsa perbankan syariah lebih kecil lagi, yakni 6,5% dari total keuangan nasional.

Wimboh mendorong agar Indonesia memiliki skala lembaga  keuangan syariah yang kompetitif, bermodal kuat, juga inovasi produknya banyak. Bahkan, apabila produk di konvensional harus dimiliki juga oleh bank syariah, supaya syariah menjadi pilihan masyarakat.

"Kemudian lahirnya Bank Syariah Indonesia ini sesuatu yang tepat saat ini. Kita harapkan bisa memberikan produk-produk sejenis seperti di konvensional, jadi yang ada di konvensional pasti ada di syariah, dengan cita-cita harga lebih murah, kualitas bagus, dan bisa diakses di mana saja," imbuh dia.

Kehadiran Bank Syariah Indonesia dengan kemampuan permodalan dan sumber daya yang kuat dapat menjadi momentum untuk mengakselerasi perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia, bahkan masuk regional hingga global.

 

 

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN