Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pesepeda melintas di ujung Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca jalur Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Minggu (13/6/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Pesepeda melintas di ujung Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca jalur Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Minggu (13/6/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Pembenahan Infrastruktur JNLT untuk Pesepeda

Senin, 14 Juni 2021 | 16:39 WIB
Investor Daily

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membuat kebijakan pemanfaatan Jalan Layang Non Tol (JLNT) antara Kampung Melayu-Tanah Abang menjadi jalur khusus pesepeda balap (road bike) saat hari Sabtu dan Minggu.

Pemberlakuannya JLNT yang dikhususkan untuk pesepeda road bike yakni mulai dari pukul 05.00 WIB hingga 08.00 WIB.

Sehubungan dengan hal itu, Pemprov DKI membuat pengaturan dan ketentuan pesepeda_ balap di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang untuk menjaga keamanan. Tengah dikaji pula tindakan pe nilangan kepada para pesepeda  balap yang melintas di luar ja lurnya sesuai Pasal 299 UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pesepeda melintas di ujung Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca jalur Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Minggu (13/6/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao
Pesepeda melintas di ujung Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca jalur Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Minggu (13/6/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Dalam pasal itu, disebutkan bagi kendaraan yang tidak bermotor wajib menggunakan jalur yang sudah ditentukan dan diatur dalam Pasal 122 UU No 22/2009 tentang_ Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Demi kebaikan bersama, kami sependapat dengan usulan AsosiasiKeselamatan Jalan (Road Safety Assocation/RSA) yang meminta pemerintah dan pihak ter kait lainnya membenahi infrastruktur jalan layang non tol (JLNT) jika pesepeda akhirnya mendapatkan izin untuk melintasinya.

Pesepeda melintas di ujung Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca jalur Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Minggu (13/6/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao
Pesepeda melintas di ujung Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca jalur Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Minggu (13/6/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Perbaikan infrastr uktur JLNT, antara lain mencakup langkah mengurangi kecepatan angina, ataupun mengatur ketinggian separator. Apalagi, kecepatan angina di atas JLNT sangat kencang dan harus mempertimbangkan beban kendaraan, serta tinggi separator yang hanya mencapai 1,5 meter.

Kami mohon, ketika infrastrukturnya belum siap, jangan dipaksakan penggunaan jalur ini menjadi jalur sepeda. Ketika regulasi, kesiapan infrastruktur sudah siap dan sosialisasi sudah optimal, rasanya taka da masalah jika JLNT dipakai khusus untuk pesepeda balap pada waktu yang diatur ketat.

Adi Pramana

Jakarta

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN