Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Suasana kegiatan belajar mengajar yang digelar secara tatap muka di SMP Negeri 2 Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat. Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Suasana kegiatan belajar mengajar yang digelar secara tatap muka di SMP Negeri 2 Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat. Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Pastikan Kesiapan Sekolah Terapkan PTM Terbatas

Sabtu, 3 April 2021 | 20:06 WIB
Investor Daily

Pemerintah telah membolehkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah. Paralel dengan kebijakan itu, vaksinasi terhadap guru dan data melandainya kasus baru Covid-19, sejumlah pemerintah daerah sudah mempersiapkan diri untuk pelaksanaan PTM di sekolah.

Saya bisa memahami niatan pemerintah untuk memulai pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru nanti, setelah mayoritas tenaga pendidik divaksin Covid-19.

Selain itu, PTM terbatas itu merupakan salah satu cara untuk mengatasi kendala yang terjadi dalam pendidikan jarak jauh (PJJ).

Sehubungan dengan hal itu, para kepala sekolah dan elemen sekolah untuk benar-benar memastikan kesiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan penuh kehati- hatian. Persiapan sekolah dengan penuh kehati-hatian ini agar tidak menjadikan sekolah justru menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Dalam melakukan PTM terbatas, kepala sekolah dan elemen sekolah seyogianya memerhatikan beberapa hal. Pertama, protokol kesehatan harus dilaksanakan secara ketat, baik protokol kesehatan secara administratif, protokol ke sehatan fisik, maupun psikis. Ke semuanya itu harus benar-benar dicek kesiapannya sebelum menerapkan PTM terbatas.

Ingat, seperti ditegaskan Satgas Penanganan Covid-19 bahwa belum ada studi mengenai kekebalan individu terhadap mereka yang telah menjalani vaksinasi Covid-19. Seseorang yang telah divaksinasi pun masih dapat terkena Covid-19, namun imunitas karena vaksinasi membantu orang itu sehingga tidak_terlalu parah bila terpapar. Namun, konsekuensinya juga masih dapat menularkan ke orang lain.

Siswo Yuwono

Depok

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN