Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Berjemur di bawah mataharipagi bermanfaat untuk membantu pembentukan vitamin D. Kekurangan vitamin D akan menurunkan produksi hormon insulin yang berperan mencegha penyakit diabates

Berjemur di bawah mataharipagi bermanfaat untuk membantu pembentukan vitamin D. Kekurangan vitamin D akan menurunkan produksi hormon insulin yang berperan mencegha penyakit diabates

Kekurangan Vitamin D Berpotensi Sebabkan Diabetes

Minggu, 9 Agustus 2020 | 15:21 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Meski tinggal di negeri berlimpah matahari, masyarakat Indonesia banyak menderita kekurangan vitamin D. Padahal, berjemur selama 30 menit di bawah sinar matahari pagi, mulai jam 7-10 pagi, sudah dapat memenuhi 90% kebutuhan vitamin D harian.

 

“Berjemur dan membiarkan sinar matahari mengenai kulit langsung, dapat memenuhi 90% kebutuhan vitamin D, sedangkan 10% nya bisa didapatkan dari makanan yang kita konsumsi seperti susu, telur, ikan, minyak ikan, jamur shitake, dan lain-lain, “ kata dr.Anna Arine Sp.PD KR dalam seminar Peranan Vitamin D untuk kesehatan Tulang dan Meningkatkan Imunitas Tubuh yang digelar IATS bekerja sama dengan Kalbe, Sabtu (8/8/2020).

 

Secara umum, kata dr.Anna, orang hanya mengenal manfaat klasik vitamin D. Manfaat klasik vitamin D adalah membantu penyerapan kalsium dan membantu proses pembentukan tulang. Perlu diketahui, di kelenjar paratiroid terdapat sensor terhadap vitamin D. “Kalau kadar vitamin D rendah, maka kelenjar paratiroid akan mengeluarkan hormon paratiroid yang akan menyebabkan tulang mengeluarkan kalsium ke darah. Kalau ini terjadi terus menerus, maka jumlah kalsium dalam tulang akan berkurang dan akhirnya tulang akan keropos. Karena itu menjaga keseimbangan vitamin D dalam tulang sangat penting,” jelas dr.Anna.

 

Namun selain manfaat klasik, masyarakat juga perlu tahu, bahwa vitamin D juga memiliki manfaat lain yang tak kalah penting bagi kesehatan tubuh.

 

“Efek non klasik, terjadi pada sebagian. Biasanya berhubungan pada pembentukan/diferensiasi sel-sel yang berkaitan dengan imunitas. Vitamin D pada darah berperan pada proses pembelahan sel-sel imun atau sel T. Kekurangan vitamin D berarti akan menyebabkan pembelahan/perbanyakan sel imun terganggu,” jelas dr.Anna.

 

Selain itu, vitamin D juga berfungsi menstimulasi produksi insulin. “Karena itu, kekurangan vitamin D dalam jangka panjang dapat memicu terjadinya penyakit diabetes,” ungkap dr.Anna.

 

Seperti diketahui, hormon insulin yang diproduksi oleh kelenjar pankreas, berfungsi untuk membawa gula hasil metabolisme karbohidrat dari darah masuk ke dalam sel. Di dalam sel-sel, gula ini akan digunakan sebagai makanan untuk mendapatkan energi. “Rendahnya produksi insulin akan menyebabkan penumpukan gula di darah atau disebut kadar gula darah tinggi yang bila terjadi secara jangka panjang menyebabkan terjadinya penyakit diabetes,” tandas dr.Anna.

Editor : Mardiana Makmun (nana_makmun@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN