Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Mendag: Pembenahan Batam Agar Daya Saing Tidak Tertinggal

Senin, 14 Maret 2016 | 17:55 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA- Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengatakan pembenahan di kawasan Batam harus dilakukan agar daya saing tidak tertinggal, karena saat ini Vietnam dan Filipina secara serius telah membenahi kawasan ekonomi untuk investasi.

Bahkan, kata Mendag dalam acara sosialisasi pengembangan kawasan Batam di Batam, Senin –seperti dilansir Antara-- kehadiran kawasan ekonomi di Filipina telah menyumbang 70% ekspor barang dan 90% ekspor sektor jasa, dengan potensi penambahan KEK di negara tersebut hingga mencapai 300 kawasan.

"Kita sekarang punya delapan KEK, mau menambah tiga atau empat. Filipina sudah mau punya 300 dan pasarnya cukup bagus. Vietnam bahkan sudah kalahkan kita di ekspor nonmigas. Ini artinya posisi kita sudah bahaya," jelasnya.

Beberapa alasan yang menjadi penurunan daya saing Batam selama menjadi kawasan perdagangan bebas adalah dualisme pengelolaan wilayah antara pemerintah kota dan BP Batam, dualisme tanggung jawab vertikal BP Batam ke Dewan Kawasan dan Menteri Keuangan, ledakan penduduk hingga maraknya penyelundupan.

Dualisme pengelolaan wilayah ini menyebabkan Batam tidak kompetitif karena perizinan menjadi lamban, ada tumpang tindih pengelolaan tanah, tidak ada kepastian hukum bagi investor hingga penyediaan infrastruktur yang belum memenuhi standar internasional. (gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN