Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Indonesia Dapatkan Tarif Preferensi dari AS

Jumat, 4 November 2011 | 15:50 WIB
Antara (redaksi@investor.id)

JAKARTA - Indonesia kembali mendapatkan fasilitas preferensi tarif berupa pembebasan tarif bea masuk untuk produk tertentu dari Amerika Serikat (AS) setelah negara itu mengesahkan perpanjangan program Generalized System of Preferences (GSP) untuk negara-negara berkembang.

"Produk kita yang mendapat manfaat dari program GSP ada sekitar 550 produk. Nilainya sekitar 900 juta dolar AS atau sekitar 30 persen dari total ekspor Indonesia ke AS," kata Direktur Jenderal Kerjasama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Gusmardi Bustami di Jakarta, Jumat.

Menurut Gusmardi, produk Indonesia yang bisa masuk dengan tarif istimewa ke AS melalui program GSP antara lain elektronik, furnitur dan jenis produk tekstil tertentu.

Pemberian fasilitas tarif preferensi tersebut akan berdampak baik terhadap peningkatan ekspor Indonesia ke AS. "Kita harus tingkatkan lagi pemanfaatannya, sekarang kan baru memanfaatkan untuk sekitar 500 produk," katanya serta menambahkan GSP memberikan fasilitas tarif bea masuk istimewa untuk lebih dari tiga ribu produk.

AS hingga kini masih menjadi negara tujuan ekspor utama Indonesia. Menurut data Kementerian Perdagangan, pada 2010 nilai total ekspor Indonesia ke negara itu mencapai 14,27 miliar dolar AS dan sepanjang Januari-Agustus 2011 sudah mencapai 11,20 miliar dolar AS. Sebagian besar ekspor Indonesia ke AS berupa barang-barang nonmigas. (tk/ant)

Editor :

BAGIKAN