Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Perekonomian diajari bikin kebab oleh Siti Alawiyah, anggota UMKM usaha. (ist)

Menko Perekonomian diajari bikin kebab oleh Siti Alawiyah, anggota UMKM usaha. (ist)

KUNJUNGAN KE UMKM USAHA

Di Solo, Airlangga Hartarto Belajar Bikin Kebab

Sabtu, 25 September 2021 | 16:22 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Siti Awaliyah (54), pemilik usaha Kebab Lezzis, mengaku sempat tak bisa tidur saat dikabari rumahnya akan dikunjungi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Siti adalah salah satu anggota komunitas UMKM Usaha yang telah mengikuti program pelatihan online Wirausaha Maju.

Dia mendapat kabar itu dari koordinator UMKM Usaha wilayah Kota Solo, dua hari sebelum Airlangga berkunjung ke kota itu, Kamis (23/9). "Wong aku ibarate wong pinggiran, saya tak punya apa-apa. Kok ya ditekani wong segitunya, menteri orang hebat, orang baik," ujar Siti dalam keterangan resmi, Sabtu (25/9/2021).

Siti tinggal di permukiman padat di RT 3/RW VI, Kelurahan Jayengan, Kecamatan Sarengan, Solo. Sebagai orang tua tunggal, dengan segala keterbatasan ekonomi, dia bekerja memanfaatkan meja makan dan dapurnya yang kecil untuk membuat produk kebab. Karena keterbatasan daya listrik di rumahnya, Siti terpaksa menempatkan freezer di rumah saudara yang tinggal di samping rumahnya. Meski tak lagi muda, Siti bisa memanfaatkan media sosial, aplikasi pesan dan marketplace untuk menjual produknya.

Pada hari yang dijanjikan, UMKM Usaha mengumpulkan tujuh pelaku usaha mikro lain di dekat rumah Siti. "Pas dengar suara rombongannya masuk gerbang saja saya sudah nangis. Sama mbak yang di sebelah saya, aku ngomong mbak aku nangis, aku gemeter, aku harus bagaimana? Jadi, antara menangis, deg-deg-an, bingung mau ngomong apa, wis pikirane mumet," tutur dia.

Setelah berbincang dengan seluruh UMKM yang hadir, Airlangga menyempatkan diri masuk ke dapur rumah Siti dan mencoba membuatkebab. "Ternyata sampe di dapur, malah rileks, malah saya tadi bercanda," kata Siti.

Menurut Siti, kebab buatan Airlangga terlalu besar. "Harusnya beratnya 7 gram, tetapi beliau buat 8 gram. Saya bilang, bisa rugi kalau begitu Pak, takarannya harus pas, " ujar dia.

UMKM Usaha adalah kelompok pemberdayaan masyarakat yang saat ini fokus melatih UMKM, yang kemudian dibentuk komunitas. Di Kota Solo sudah ada 255 pelaku UMKM yang bergabung. Untuk wilayah Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ada 2080 UMKM. Total terdapat 11.325 UMKM yang tersebar di 28 kabupaten/kota di Pulau Jawa.

Airlangga Hartarto mengatakan, kegiatannya di Solo meninjau UMKM. Kemudian, besoknya, dia ada agenda di Klaten. "Saya mampir saja, karena ada kelompok masyarakat bernama UMKM Usaha yang mempunyai ribuan binaan," kata Airlangga.

Dia menuturkan, hampir sama di berbagai daerah, UMKM di Solo terdampak berat pandemi Covid-19, di mana pendapatan turun sampai 50%. Namun, sekarang, situasi pandemi lebih terkendali, sehingga UMKM diharapkan bisa bangkit kembali.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN