Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Pemerintah Perjuangkan Klausul Investasi

Selasa, 11 Maret 2014 | 07:13 WIB
Oleh Damiana Simanjuntak

JAKARTA – Kerja sama ekonomi komprehensif Indonesia dan Korea Selatan (Indonesia-Korea Comprehenssive Economic Partnership Agreement/ IK-CEPA) dijadwalkan bisa disahkan Mei 2014. Saat ini, pemerintah masih bernegosiasi dengan pihak Korea Selatan (Korsel).

Pemerintah meminta Korsel menambah investasi di Indonesia dalam kerangka perjanjian. Klausul ini terus diperjuangkan pemerintah. Sebagai kompensasi, pemerintah akan membuka beberapa pos tarif produk industri.

Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat mengatakan, pihaknya menawarkan paket keringanan tarif untuk sektor yang akan dimasuki investor Korsel. Dia mengakui, pembahasan komitmen investasi sulit direalisasikan ketika menyangkut industri yang didominasi investor Jepang, seperti otomotif, Sebab, hal itu berpengaruh terhadap kelayakan investasi.

“Kita terus lakukan pembahasan. Semua masih terbuka untuk diskusi. Kalau bisa sampai Mei, tapi itu tidak mengikat. Kita lihat nanti bagaimana perundingan ke-8. Setelah itu, baru kita bisa menanggapi,” kata Hidayat di Jakarta, Senin (10/3).

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di https://subscribe.investor.id

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN