Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Ekspor Makanan Olahan Ditargetkan US$ 8,9 Miliar

Kamis, 21 Mei 2015 | 13:48 WIB
ah

JAKARTA – Nilai ekspor makanan olahan Indonesia ditargetkan mencapai US$ 8,9 miliar (Rp 117,12 triliun), naik 65,73% dibanding tahun lalu yang sebesar US$ 5,37 miliar. Perhelatan Sidang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Filipina akan menjadi sasaran promosi untuk mencapai target ekspor tersebut.

 

“ Paralel dengan APEC Summit, even khusus Asia’s Ethnic Food & Ingredients Show 10th International Food Exhibition (IFEX) di Filipina diharapkan mendapat eksposur yang jauh lebih besar dari negara-negara anggota APEC, sehingga target ekspor makanan olahan senilai US$ 8,9 miliar dapat tercapai,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Nus Nuzulia Ishak dalam keterangan resminya, Rabu (20/5).

 

Nus mengungkapkan, pada IFEX Philippines 2015 yang berlangsung 21-24 Mei 2015 di SMX Convention Center, Pasay City, Filipina tersebut, Kemendag memboyong 12 perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman, yaitu PT Manohara Asri, PT Andalan Pesik International, PT TPS Food, PT Adasakti Daya Asoka, PT Mushroom Factory Indonesia, PT Dolphin, PT Ikafood Putramas, PT Mayora Indah, Kalbe, PT Indofood, PT Garudafood, dan PT Sinar Sosro.

 

Pada paviliun Indonesia seluas 108 meter persegi, kata Nus, perusahaan-perusahaan tersebut akan menampilkan aneka produk makanan dan minuman. (epa)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN