Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
MSC) di Kabupaten Mimika, Papua, digunakan untuk PON XX 2021. Foto:.Investor Daily/IST

MSC) di Kabupaten Mimika, Papua, digunakan untuk PON XX 2021. Foto:.Investor Daily/IST

Menhub Pastikan Kesiapan Sarana Prasarana Transportasi PON dan Peparnas Papua

Minggu, 26 September 2021 | 17:39 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan kesiapan sarana serta prasarana transportasi dalam mendukung kelancaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di Papua.

"Kami banyak membangun infrastruktur transportasi di Papua untuk mendukung kegiatan PON dan Perpanas. Dan kami pastikan ini semua telah berjalan dengan baik," ujar Menhub Budi dalam keterangan resmi, Minggu (26/9).

Menhub menjelaskan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama stakeholders terkait di sektor transportasi telah menyiapkan sejumlah infrastruktur baik sarana maupun prasarana transportasi di moda transportasi darat, laut, dan udara.

Di sektor darat, Kemenhub telah mengirimkan sebanyak 428 unit bus ke tiga titik penyelenggaraan PON, yaitu di Jayapura, Timika, dan Merauke. Serta, menyiapkan 515 awak bus di mana 261 orang di antaranya merupakan pengemudi yang direkrut dari penduduk Provinsi Papua sebagai wujud pemberdayaan masyarakat asli  Papua dan bisa membuka lapangan pekerjaan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sumber: BSTV
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sumber: BSTV

Selama PON berlangsung, bus tersebut beroperasi dari pukul 06.00-22.00 WIT yang diperuntukan bagi mobilitas atlet dan official. Selain itu, juga untuk menjemput kontingen dari Bandara Sentani.

Untuk mendukung penyelenggaraan Peparnas XVI di Papua yang diselenggarakan sesudah PON. Sebanyak 160 unit bus bantuan tersebut akan dimodifikasi dengan membuat ramp on/off dengan kemiringan yang sesuai untuk digunakan para atlet Peparnas yang menggunakan kursi roda.

Kemenhub juga telah membangun sejumlah infrastruktur, yaitu dermaga dan dua unit bus air yang akan dioperasikan di Danau Sentani, pengadaan dan pemasangan perlengkapan jalan, pembangunan Terminal Tipe A Entrop Kota Jayapura, dan pembangunan area traffic control system (ATCS) di Kota Jayapura.

Di sektor laut, sebanyak lima kapal Pelni telah disiapkan untuk mengangkut kebutuhan penyelenggaraan PON (tiang, spanduk, kendaraan, perahu kayak, dan lain sebagainya). Kelima kapal tersebut, yaitu KM Labobar, KM Gunung Dempo, KM Ciremai, KM Dobonsolo, dan KM Sinabung.

Di sektor udara, Kemenhub juga telah menyiapkan empat bandara, yaitu Bandara Sentani di Jayapura, Bandara Mozes Kilangin di Timika, Bandara Domine Eduard di Sorong, dan Bandara Mopah di Merauke.

“Saya pesan kepada pak bupati agar fasilitas tersebut bisa dijaga dengan baik. Fasilitas transportasi yang sudah ada ini nantinya bisa bermanfaat untuk mendukung sektor pariwisata di Papua dan sekitarnya,” ungkap Menhub.

Sementara itu, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengucapkan terima kasih atas dukungan nyata dari Kemenhub dalam penyediaan sarana dan prasarana transportasi. Ia mengapresiasi Kemenhub yang telah merespon cepat dan membantu Pemerintah Daerah dalam mendukung suksesnya pelaksanaan PON XX.

Sebagai informasi, setelah pelaksanaan PON dan Peparnas di Papua, sebagian bus tersebut akan dimanfaatkan untuk melayani angkutan perintis, perkotaan, yang pengelolaannya diserahkan ke Damri. Kemudian, sejumlah fasilitas lainnya, seperti bus air, terminal tipe A, dan ATCS dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan layanan transportasi di Papua dan sekitarnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN