Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menhub Budi Karya Sumadi meninjau beroperasinya jalur layang (elevated track) di Stasiun Manggarai, Minggu (26/9/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Menhub Budi Karya Sumadi meninjau beroperasinya jalur layang (elevated track) di Stasiun Manggarai, Minggu (26/9/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Menhub: Jalur Layang Stasiun Manggarai Efisienkan Perjalanan KRL

Minggu, 26 September 2021 | 19:28 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek semakin efisien dengan telah beroperasinya jalur layang (elevated track) di Stasiun Manggarai.

 “Pengoperasian pembangunan jalur layang Stasiun Manggarai diharapkan menambah efisiensi waktu perjalanan kereta komuter maupun perjalanan kereta jarak jauh,” jelas Menhub dalam keterangan resmi, Minggu (26/9).

Menhub Budi Karya Sumadi meninjau beroperasinya jalur layang (elevated track) di Stasiun Manggarai, Minggu (26/9/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao
Menhub Budi Karya Sumadi meninjau beroperasinya jalur layang (elevated track) di Stasiun Manggarai, Minggu (26/9/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Dia mengaku senang karena proyek ini bisa tetap berjalan dan diselesaikan di tengah pandemi. Menurut Budi, kehadiran jalur layang ini akan menciptakan angkutan massal perkotaan yang terintegrasi dan dapat diandalkan.

Proyek jalur layang ini merupakan bagian dari proyek pembangunan jalur double-double track/dwi ganda Manggarai-Cikarang yang dibangun secara terintegrasi untuk kereta komuter Jabodetabek maupun kereta api jarak jauh.

Menhub Budi menambahkan saat ini wajah Stasiun Manggarai semakin menarik seperti halnya stasiun di luar negeri, seperti Jepang yang bersih, modern, dan memiliki layanan yang semakin baik.

Selain itu, fasilitas Stasiun Manggarai yang memiliki dua lantai ini telah dilengkapi dengan eskalator, lift disabilitas, maupun tangga manual.

Menhub Budi Karya Sumadi meninjau beroperasinya jalur layang (elevated track) di Stasiun Manggarai, Minggu (26/9/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao
Menhub Budi Karya Sumadi meninjau beroperasinya jalur layang (elevated track) di Stasiun Manggarai, Minggu (26/9/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

“Pada hari Senin (27/9) akan menjadi waktu puncak atau peak hour perjalanan kereta komuter terutama Bogor-Jakarta. Jumlah penumpang bisa mencapai 350.000 orang per hari terutama jalur dari Bogor menuju Jakarta Kota. Kami mohon agar rekan-rekan media dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat bahwa penumpang yang transit di Manggarai bisa langsung ke lantai 2 untuk lintas Bogor-Jakarta atau sebaliknya, " jelas Menhub.

Menhub menyampaikan apresiasi kepada jajaran Direktorat Jenderal Perkeretaapian yang telah menyelesaikan pembangunan jalur layang ini dengan baik.

Lebih lanjut, Menhub berpesan kepada  PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) selaku operator agar dapat menjalankan sarana perkeretaapian Manggarai dengan lebih baik dan efisien.

Sementara itu, Direktur Utama PT.m KAI Didiek Hartantyo mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi adanya penyesuaian jalur KRL di Stasiun Manggarai.  Di mana, untuk peron KRL lintas Jakarta-Depok/Bogor atau sebaliknya sudah tidak lagi di bawah tetapi pindah ke lantai 2 Stasiun Manggarai.

Menhub Budi Karya Sumadi meninjau beroperasinya jalur layang (elevated track) di Stasiun Manggarai, Minggu (26/9/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao
Menhub Budi Karya Sumadi meninjau beroperasinya jalur layang (elevated track) di Stasiun Manggarai, Minggu (26/9/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Ia menjelaskan, di lantai 2 terdapat beberapa jalur. Untuk jalur nomor 10 dan 11 adalah untuk lintasan KRL yang menuju Jakarta Kota, sementara jalur nomor 12 dan 13  adalah untuk lintasan KRL menuju Depok-Bogor.

"Kami memohon kepada para penumpang komuter untuk bekerja sama menerapkan protokol kesehatan di dalam KRL. Jika sudah penuh, agar naik di waktu berikutnya karena penambahan jalur layang ini turut menambah jumlah perjalanan KRL secara signifikan,” pesan Didiek.

Didiek juga berharap agar perjalanan KRL pada Senin (27/9) dapat berjalan lancar dan terkendali.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN