Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Pemerintah Tingkatkan Konektivitas di Kabupaten Asmat  

Senin, 27 September 2021 | 15:27 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan, pemerintah secara terus-menerus meningkatkan konektivitas di Kabupaten Asmat, Papua melalui pembangunan infrastruktur berupa  sarana maupun prasarana transportasi.

Kebijakan itu  sejalan dengan implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.

“Kita terus melakukan peningkatan infrastruktur transportasi di Asmat secara keseluruhan. Kita tahu di Asmat ini ada Bandara Ewer, Pelabuhan Agats, dan infrastruktur transportasi lainnya. Kita ingin bangun infrastruktur di sini agar seluruh Indonesia mengetahui Asmat,” ujar Menhub  seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet, pada Senin (27/9/2021).  

Ia mengatakan, Kementerian Perhubungan  melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah mengembangkan Bandar Udara  (Bandara) Ewer agar lebih memenuhi aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

“Kita bangun bandara ini dengan desain mengusung kearifan lokal. Kita buat ukiran khas budaya Asmat, dan interior terminal yang lebih cantik, yang diharapkan menjadi daya tersendiri bagi para wisatawan. Tahun depan masih akan terus kita kembangkan,” ujarnya.

Saat ini, Bandara Ewer sudah memiliki landas pacu atau runway sepanjang 1.650 meter  dan sudah dapat  didarati pesawat sejenis ATR-72.  Selain itu, bandara ini juga dilengkapi  apron seluas 90 x 70 meter dan gedung terminal seluas 576 meter per segi.

Menurut Menhub, selain mengembangkan bandara,  saat ini sedang dilakukan  peningkatan konektivitas melalui transportasi laut dan penyeberangan.

Menhub menginginkan Pelabuhan Agats yang ada di wilayah ini menjadi pelabuhan penghubung dari trayek kapal Tol Laut.

“Saya sudah instruksikan Pak Dirjen Perhubungan Darat untuk memastikan Pelabuhan Agats menjadi penghubung angkutan logistik dari Surabaya melalui kapal Tol Laut. Lalu, dilanjutkan dengan kapal-kapal yang lebih kecil membawa logistik melalui sungai-sungai ke wilayah tengah Papua seperti Dekai, Yahukimo, Nduga, dan sekitarnya. Sehingga barang-barang bisa sampai ke saudara-saudara kita yang ada di puncak pegunungan,” ujarnya. Menhub  berharap dengan adanya pengiriman logistik melalui sungai maka dapat menekan biaya pengiriman.

“Saya juga berharap nantinya kapal-kapal yang ada  dapat melayani warga masyarakat di sepanjang aliran sungai,” ujar Menhub.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN