Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Senator Republik Amerika Serikat, Ted Cruz dari Texas. ( Foto: TOM WILLIAMS / POOL / AFP )

Senator Republik Amerika Serikat, Ted Cruz dari Texas. ( Foto: TOM WILLIAMS / POOL / AFP )

11 Senator AS akan Tolak Sertifikasi Kemenangan Biden

Senin, 4 Januari 2021 | 06:54 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Sebelas senator dari Partai Republik, yang dipimpin oleh anggota parlemen veteran Ted Cruz, mengatakan pada Sabtu (2/1) waktu setempat akan menolak sertifikasi kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS). Langkah terakhir ini diklaim mendukung upaya Presiden Donald Trump untuk mengacaukan hasil pemungutan suara.

Kelompok itu mengatakan, ketika Kongres bersidang pada Rabu (6/1) maka mereka akan menuntut pembentukan komisi khusus untuk melakukan audit darurat 10 hari dari hasil pemilihan umum (pemilu). Agenda sidang pada Rabu biasanya bertujuan memberikan sertifikasi pro-forma atas kemenangan Biden.

Inisiatif, yang tampaknya dipastikan bakal gagal, itu akan menghadapi putusan dari puluhan pengadilan dan temuan para pejabat di beberapa negara bagian utama yang menyatakan tidak ada masalah dalam proses pemungutan suara.

Pernyataan dari sekelompok anggota Partai Republik, yang ditandatangani oleh Cruz dan enam senator lainnya bersama empat senator terpilih, menegaskan bahwa “tuduhan penipuan dan penyimpangan dalam pemilu 2020 telah melebihi apa pun dalam hidup kita”.

Isi pernyataan kelompok tersebut menyebutkan, bahwa masing-masing negara bagian dapat mengadakan sidang legislatif khusus, dan berpotensi merevisi total perolehan suara mereka.

“Upaya untuk mencuri kemenangan telak. Tidak bisa membiarkan itu terjadi!” cuit Trump pada Sabtu, seperti dikutip AFP.

Kemudian seraya mengunggah daftar 11 nama senator, Trump menambahkan: “Dan setelah mereka melihat fakta, masih banyak lagi yang akan datang. Negara kita akan menyukainya!”

Di antara nama yang bergabung dalam kelompok penolak sertifikasi, adalah Senator Josh Hawley dari Missouri, yang sebelumnya telah mengungkapkan rencananya untuk mengajukan keberatan pada Rabu.

Anggota Dewan Perwakilan (DPR) lain dari Partai Republik, Louie Gohmert juga sudah mengumumkan rencananya untuk menentang sertifikasi. Selain itu, lebih dari 100 anggota DPR dari Partai Republik dilaporkan bakal mendukung penolakannya.

Gohmert sendiri berusaha lebih meningkatkan gugatan yang akan memberi kekuatan kepada Wakil Presiden Mike Pence untuk membatalkan hasil pemilihan. Dalam agenda Rabu, Pence hanya bertindak menjalani peran seremonial.

Namun Pence menentang upaya itu. Hakim federal di Texas pada Jumat (1/1) pun telah menolak gugatan tersebut. Pada Sabtu, pengadilan banding federal telah menguatkan penolakan itu.

Ada pun penolakan yang diajukan Hawley dan Gohmert akan memastikan bahwa Kongres harus melakukan pertemuan guna mendengarkan pengaduan.

Suara Elektoral Telah Berbicara

Di sisi lain, proses sidang Kongres – yang dipastikan penuh perdebatan – akan dimainkan dengan latar belakang unjuk rasa pro-Trump di Washington, AS pada pekan depan. Seperti upaya-upaya Trump lainnya untuk membalikkan kekalahannya di pemilu 3 November 2020, manuver politik terbaru ini tampaknya bakal gagal.

Pasalnya, Partai Demokrat menguasai DPR, dan banyak anggota Partai Republik yang diperkirakan memilih menyetujui sertifikasi. Bahkan, ke-11 senator mengakui bahwa sebagian besar Demokrat dan beberapa Republikan kemungkinan akan menentang inisiatif mereka.

Di antara yang menentang inisiatif penolakan adalah Senator Republik Pat Toomey dari Pennsylvania – negara bagian yang membantu Biden meraih kemenangan. Hasilnya diharapkan muncul pada Rabu.

Dalam cuitan Toomey, fitur mendasar dan menentukan dari republik demokratis adalah hak rakyat untuk memilih pemimpin mereka sendiri. Upaya Senator Hawley, Cruz, dan lainnya untuk membatalkan hasil pemilihan presiden 2020 di negara bagian seperti Pennsylvania secara langsung merusak hak ini.

Dia menambahkan: “Saya memilih Presiden Trump dan mendukungnya untuk terpilih kembali. Tetapi, pada Rabu, saya bermaksud dengan penuh semangat mempertahankan bentuk pemerintahan kami, dengan menentang upaya mencabut hak jutaan pemilih di negara bagian saya dan lainnya.”

Menanggapi pernyataan Toomey pada Sabtu malam, Hawley mengkritiknya sebagai serangan pribadi yang tidak tahu malu, dan mendesak para senator untuk menghindar membuat klaim yang tidak berdasar tentang niat sesama senator kita.

“Saya tidak pernah mengklaim untuk berbicara atas nama senator lain, tetapi saya berbicara untuk konstituen saya ketika mereka menyampaikan kekhawatiran yang sah tentang masalah yang sama pentingnya dengan keadilan pemilihan kita,” katanya dalam pesan di konferensi GOP Senat, yang pertama kali dilaporkan oleh situs laman Politico.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN