Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Demonstran memprotes Gubernur Sao Paulo Joao Doria dan vaksin virus corona Covid-19 asal Tiongkok, CoronaVac di Sao Paulo, Brasil, pada 8 Desember 2020. ( Foto: Nelson Almeida / AFP )

Demonstran memprotes Gubernur Sao Paulo Joao Doria dan vaksin virus corona Covid-19 asal Tiongkok, CoronaVac di Sao Paulo, Brasil, pada 8 Desember 2020. ( Foto: Nelson Almeida / AFP )

22% Warga Brasil Menolak Divaksin Covid-19

Senin, 14 Desember 2020 | 06:47 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

RIO DE JANEIRO, investor.id – Sebanyak 22% warga Brasil, seperti dilaporkan hasil survei pada Sabtu (12/12), menolak divaksin Covid-19 buatan mana pun. Angkanya naik dibandingkan 9% pada survei sama pada Agustus 2020.

Dan di antara yang menolak itu, sebagian besar mengatakan tidak akan mau menerima vaksin yang buatan Tiongkok.

Hasil survei Datafolha, seperti dilansir Reuters, menunjukkan bahwa 73% mau divaksin dan 5% belum bersikap apakah mau atau tidak. Pada hasil survei Agustus 2020, proporsinya masing-masing 89% dan 3%.

Akhir bulan lalu, Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengatakan tidak akan menerima vaksin mana pun yang nantinya tersedia. Presiden yang dikenal skeptis dengan virus corona ini menambahkan, penolakannya itu sah adanya.

Ia juga secara spesifik meragukan vaksin buatan Sinovac dari Tiongkok. Yang dikembangkan bersama lembaga pemerintah negara bagian Sao Paulo, Butantan Institute.

Menurut Datafolha, hanya 47% partisipan yang mau menerima vaksin Covid-19 buatan Tiongkok. Sebanyak 50% mengatakan tidak mau mengambilnya dan 3% belum memutuskan.

Angka-angka dari hasil survei itu juga menunjukkan korelasi antara penolakan vaksin dan kepercayaan terhadap Bolsonaro. Sebanyak 33% responden menyatakan selalu percaya dengan Bolsonaro yang menolak divaksin. Dibandingkan 16% responden yang tidak akan pernah mempercayai sang presiden.

Sementara itu, Pemerintah Brasil pada Sabtu waktu setempat mengumumkan rencana vaksinasi Covid-19. Pada tahap awal, vaksinasi akan diberikan kepada 51 juta atau sekitar sepersepuluh populasi penduduk Brasil. Vaksinasinya akan dilakukan pada semester pertama 2021.

“Sebanyak 108 juta dosis akan tersedia dengan prioritas vaksinasi kepada kelompok masyarakat rentan, termasuk para tenaga kesehatan, orang-orang tua, dan masyarakat adat asli,” kata Kementerian Kesehatan Brasil, dalam dokumen tertulis yang disampaikan kepada Mahkamah Agung, yang memberikan batas waktu kepada pemerintah untuk mengumumkan rencana vaksinasi tersebut.

Pemerintah menyatakan bahwa 70% penduduk atau sekitar 148 juta dari total 212 juta penduduk Brasil harus diimunisasi untuk menghentikan penyebaran virus Covid-19. Rencana awal itu akan mencakup sekitar sepertiga dari sasaran kekebalan kelompok atau herd immunity tersebut.


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN