Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menyampaikan pernyataannya dalam Debat Majelis Umum PBB, Kamis (20/5/2021) malam waktu Jakarta.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat menyampaikan pernyataannya dalam Debat Majelis Umum PBB, Kamis (20/5/2021) malam waktu Jakarta.

Menlu Desak PBB Lakukan 3 Langkah Konkret untuk Palestina

Kamis, 20 Mei 2021 | 23:25 WIB
Natasia Christy Wahyuni (redaksi@investor.id)

NEW YORK, investor.id   – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi hadir secara langsung di markas Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS), dalam Debat Majelis Umum PBB mengenai Palestina. Dalam pernyataannya, menlu mendesak PBB melakukan 3 langkah konkret untuk meredakan situasi di Palestina.

Pertama, Menlu meminta penghentian kekerasan dan aksi militer untuk mencegah jatuhnya lebih banyak korban jiwa. Menlu mengatakan segala cara harus dilakukan untuk segera meredakan situasi, diikuti dukungan kita terhadap upaya maksimal yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal.

“Pada saat yang sama, Majelis Umum PBB harus menuntut adanya gencatan senjata segera, tahan lama, dan dihormati secara penuh,” kata Retno dalam pidatonya pada Rabu (20/5/2021) sekitar pukul 11.30 pagi waktu New York atau pukul 22.30 WIB.

Retno mengatakan kejahatan serupa tidak boleh terulang di masa depan. Oleh karena itu, menlu juga meminta Majelis Umum PBB menyerukan kehadiran internasional (international presence) di Al-Quds (Yerusalem) untuk mengawasi dan memastikan keselamatan rakyat di wilayah pendudukan dan melindungi status kompleks Al-Haram Al-Sharif sebagai tempat suci tiga agama.

Kedua, menlu mendesak akses kemanusiaan dan perlindungan rakyat sipil. Dia mengingatkan tanggung jawab utama saat ini adalah menyelamatkan nyawa.

“Setiap menit yang kita lewatkan disini untuk berbicara, pada saat yang sama dapat berarti hilangnya nyawa rakyat Palestina,” kata Retno.

Menlu juga menyerukan Majelis Umum PBB bersama dengan Badan PBB terkait dan pihak lain untuk meningkatkan upayanya dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina yang terdampak.

“Mereka harus menyerukan agar Israel membuka dan memberikan akses pengiriman bantuan kemanusiaan, termasuk ke Gaza, yang telah berada dalam pengepungan selama lebih dari 13 tahun,” kata Retno.

Ketiga, menlu mendorong negosiasi multilateral yang kredibel. Menurutnya, negosiasi kredibel sangat penting dalam memajukan perdamaian yang adil dan komprehensif berdasarkan two-state solution (solusi 2 negara) dan sejalan parameter internasional yang disetujui.

Menlu menegaskan majelis umum memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan agar negosiasi perdamaian dapat terlaksana.

“Kita harus menghentikan upaya sistematis negara penjajah yang bisa saja tidak menyisakan apapun untuk dirundingkan. Kita tidak dapat membiarkan bangsa Palestina kehilangan pilihannya dan menerima ketidakadilan sepanjang hidupnya,” tandas Retno.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com