Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire. ( Foto: AFP )

Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire. ( Foto: AFP )

Prancis, Jerman Mendorong Tarif Pajak Korporasi Global

Jumat, 28 Mei 2021 | 06:34 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

PARIS, investor.id – Pemerintah Prancis dan Jerman mendorong kesepakatan bersejarah di antara negara-negara ekonomi besar tentang tarif pajak minimum untuk perusahaan multinasional. Kedua negara berharap dapat menggalang dukungan lebih lanjut, setelah negara-negara Eropa yang skeptis menyatakan penentangannya terhadap rencana tersebut.

Dipelopori oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, usulan untuk tarif pajak minimum 15% telah mengalami gejolak setelah menteri keuangan Irlandia menyatakan keberatan yang signifikan atas hal itu.

"Perubahan administrasi (AS) menawarkan kesempatan bersejarah, dan kami harus mengambil peluang ketika (kesempatan) itu muncul. Sekaranglah saatnya. Sekarang kami harus bertindak," tegas Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire pada konferensi pers bersama, Kamis (27/5), yang dikutip AFP.

Pernyataan ini disampaikan sebelum pertemuan Dewan Ekonomi dan Keuangan Prancis-Jerman yang akan datang.

Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz mengatakan dirinya optimis tentang kemungkinan mencapai kesepakatan. Menurutnya, hal ini akan mengakhiri persaingan fiskal yang menghancurkan antar negara.

"Kami sangat dekat untuk mencapai kesepakatan internasional (yang akan mengarah pada) revolusi dalam perpajakan perusahaan internasional," tambah Scholz.

Pemerintahan Biden pekan lalu menyerukan kesepakatan tentang tarif pajak terpadu minimal 15% dalam negosiasi dengan Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) dan kelompok G-20.

Tetapi pada Selasa (25/5), Menteri Keuangan Irlandia Paschal Donohoe mengatakan negara itu memiliki keprihatinan yang sangat signifikan tentang tingkat global.

"(Yang berarti) hanya negara-negara tertentu dan ekonomi ukuran tertentu dapat memperoleh keuntungan dari basis itu," kata dia.

Perhatian pada G-7

Keberatan itu berbobot karena pemerintah Irlandia menampung sejumlah besar perusahaan teknologi dan farmasi yang tertarik ke negara itu, karena tarif pajaknya yang lebih rendah.

Bulan lalu, Kementerian Keuangan Irlandia merilis proyeksi yang mengatakan pihaknya dapat kehilangan pendapatan dua miliar euro (setara US$ 2,4 miliar) setiap tahun mulai 2025, jika tarif pajak minimum global diberlakukan.

Kekhawatiran Donohoe digaungkan oleh menlu Hongaria dalam perjalanan ke Dublin pada Selasa (25/5). "Seperti Irlandia, Hongaria mendukung tingkat pajak yang rendah," kata Menlu Hongaria Peter Szijjarto.

Tarif pajak perusahaan Irlandia saat ini 12,5% dan Hongaria 9%, sedangkan Prancis dan Jerman memberlakukan tarif hampir 30%, menurut perhitungan OECD.

Luksemburg, juga rumah bagi banyak perusahaan multinasional, mengatakan pihaknya mendukung pajak minimum untuk menciptakan kondisi persaingan yang adil antar negara. Tetapi pihaknya belum berkomentar secara khusus tentang tarif 15% yang diusulkan.

Para menteri keuangan dari kelompok negara maju G-7, terdiri atas Jerman, Kanada, Amerika Serikat (AS), Prancis, Italia, Jepang, dan Inggris, dijadwalkan bertemu minggu depan di London.

Le Maire mengatakan, dirinya, Scholz, dan Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak telah setuju akan melakukan yang terbaik untuk membuat kesepakatan pada pertemuan tersebut.

Mereka kemudian akan melanjutkannya pada sesi G-20 yang lebih besar pada Juli di Venesia. "Selangkah demi selangkah kami akan berhasil meyakinkan semua mitra kami," kata Le Maire.

Para pejabat tinggi keuangan dunia telah menyebut pajak minimum diperlukan untuk membendung persaingan antar negara, mengenai siapa yang dapat menawarkan tarif terendah kepada perusahaan multinasional.

Mereka mengatakan, perlombaan soal menerapkan tarif rendah telah menyedot pendapatan yang dapat dialihkan ke prioritas lainnya dari pemerintah.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com