Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menunggu untuk menyambut para pemimpin selama KTT G-7 di Carbis Bay, Cornwall, pada 12 Juni 2021. ( Foto: Leon Neal / POOL / AFP )

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menunggu untuk menyambut para pemimpin selama KTT G-7 di Carbis Bay, Cornwall, pada 12 Juni 2021. ( Foto: Leon Neal / POOL / AFP )

Boris Johnson: Hubungan dengan AS Takkan Lekang

Sabtu, 12 Juni 2021 | 07:13 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

LONDON, investor.id - Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson mengatakan, hubungan Inggris dengan Amerika Serikat (AS) sebagai hubungan yang tidak akan lekang. Hal ini disampaikan setelah pertemuan pertamanya dengan Presiden AS Joe Biden menjelang konferensi tingkat tinggi (KTT) para pemimpin G-7 yang dibuka pada Jumat (11/6).

"Ini adalah hubungan, Anda bisa menyebutnya hubungan yang dalam dan bermakna, apa pun yang Anda inginkan, hubungan yang tidak akan lekang. Ini adalah hubungan yang telah bertahan untuk waktu yang sangat lama. Dan telah menjadi bagian penting dari perdamaian maupun kemakmuran, baik di Eropa maupun di seluruh dunia," kata Johnson dalam wawancara dengan BBC yang disiarkan Jumat (11/6) pagi waktu setempat, yang dikutip AFP.

Selama pertemuan tatap muka mereka pada Kamis (11/6), kedua pemimpin dikatakan telah membahas sekitar 25 topik dalam beberapa detil. Di antaranya adalah gangguan yang disebabkan oleh Brexit di Irlandia Utara, katanya.

Johnson mengecilkan ketidaksenangan Biden, yang bangga dengan tempat asalnya Irlandia, atas upaya pemerintah Inggris untuk membalikkan Protokol Irlandia Utara. Otoritas Inggris berupaya menghindari kembalinya perbatasan dengan anggota Uni Eropa (UE) Irlandia, tetapi juga telah mengganggu perdagangan antara daratan Inggris dan Irlandia Utara.

"Setiap orang memiliki kepentingan besar untuk memastikan bahwa kita menjaga simetri penting dari Persetujuan Belfast (Perjanjian Jumat Agung). Saya pikir kita bisa mengatasinya," yang mengakhiri konflik tiga dekade di provinsi yang diperintah Inggris itu.

Dalam pertemuannya dengan Biden, Johnson mengatakan dirinya juga mengangkat kasus remaja Inggris Harry Dunn, yang tewas dalam kecelakaan di jalan yang disebabkan oleh istri seorang diplomat Amerika. Dia dengan cepat meninggalkan Inggris, kembali ke Amerika Serikat setelah kecelakaan itu, mengklaim kekebalan diplomatik.

"(Biden) secara aktif terlibat dalam kasus ini. Seperti yang Anda tahu, dia memiliki alasan pribadinya sendiri untuk merasa sangat mendalam tentang masalah ini," kata Johnson.

Ia merujuk pada Biden kehilangan istri pertamanya dan putri berusia satu tahun dalam kecelakaan mobil pada 1972.

Menurut Johnson, kesulitan dalam kasus ini adalah bahwa ada batasan untuk apa yang dapat dilakukan eksekutif dengan hukum, dengan peradilan, dan sistem hukum. Tetapi kedua pihak bekerja sama.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN