Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi saham Asia. (FOTO: ANTARA)

Ilustrasi saham Asia. (FOTO: ANTARA)

Pasar Asia Pasifik Mixed Setelah Rilis PDB Korsel

Selasa, 26 Juli 2022 | 08:12 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

SINGAPURA, investor.id – Saham di Asia Pasifik bergerak mixed pada perdagangan Selasa (26/7) karena angka produk domestik bruto (PDB) Korea Selatan (Korsel) mengalahkan perkiraan.

Nikkei 225 Jepang turun 0,35% dan indeks Topix turun tipis 0,16%.

Di Australia, S&P/ ASX 200 naik 0,17%.

Kospi di Korsel turun 0,22%, sedangkan Kosdaq turun 0,31%.

Ekonomi Korsel tumbuh 0,7% pada kuartal kedua dibandingkan dengan kuartal pertama 2022, menurut perkiraan yang dirilis oleh bank sentral Korea (BoK). Angka itu lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan 0,4% yang diproyeksikan oleh analis dalam jajak pendapat Reuters. PDB negara itu tumbuh 0,6% pada kuartal Januari hingga Maret 2022.

Alibaba pada Selasa mengatakan akan mengajukan primary listing di Bursa Efek Hong Kong, di mana sahamnya sudah terdaftar. Menurut sebuah pernyataan pers, jika pendaftaran selesai, perseroan akan menjadi dual primary listing company di Hong Kong dan New York. Itu diharapkan terjadi sebelum akhir 2022.

Bank sentral Jepang (BoJ) merilis risalah untuk pertemuan Juni 2022 pada Selasa, setelah mempertahankan suku bunga pada level yang sangat rendah pekan lalu.

Anggota dewan kebijakan BoJ mengatakan bahwa ekonomi Jepang sedang menuju pemulihan dari dampak Covid-19, tetapi masih membutuhkan dukungan kuat di sisi keuangan karena tekanan dari kenaikan harga komoditas.

“Mereka juga sepakat bahwa perlu memperhatikan perkembangan di pasar keuangan dan valuta asing dan dampaknya terhadap aktivitas ekonomi dan harga-harga Jepang,” kata risalah tersebut.

Yen Jepang telah melemah karena kebijakan moneter negara itu bertolakbelakang dari kebijakan Federal Reserve (Fed) dan sebagian besar negara maju lainnya.

Yen Jepang diperdagangkan pada 136,49 per dolar, lebih kuat dari level minggu lalu.

Semalam di Amerika Serikat (AS), S&P 500 naik 0,1% menjadi ditutup pada 3.966,84. Dow Jones Industrial Average naik 90,75 poin, atau 0,3%, menjadi 31.990,04. Nasdaq Composite yang berteknologi tinggi turun 0,4% menjadi 11.782,67.

Mata Uang

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di level 106,439, turun dari tertinggi bulan ini.

Dolar Australia berada di level US$ 0,6951.

Australia mengikuti kenaikan lebih tinggi, sejalan dengan harga komoditas yang naik. Tetapi saham diperkirakan akan diperdagangkan dalam kisaran yang ketat menjelang laporan data inflasi pada Rabu (27/7), tulis kepala ekonomi internasional Commonwealth Bank of Australia Joseph Capurso dalam catatan harian Selasa.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : CNBC

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com