Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken. ( Foto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / POOL / AFP )

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken. ( Foto: ANDREW CABALLERO-REYNOLDS / POOL / AFP )

AS, Jepang, Korsel Kerja Sama Hadapi Korut

Kamis, 6 Mei 2021 | 07:20 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

LONDON, investor.id – Pemerintah Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel), dan Jepang pada Rabu (5/5) berjanji untuk bekerja sama menghadapi masalah-masalah Korea Utara (Korut). Janji kerja sama itu mengemuka dalam pertemuan para diplomat tertinggi masing-masing di London, Inggris.

Menlu AS Antony Blinken duduk semeja dengan Menlu Jepang Toshimitsu Motegi dan Menlu Korsel Chung Eui-yong. Ketiganya bertemu di sela pertemuan tingkat menlu kelompok negara maju G-7.

Deplu AS menyatakan, pertemuan itu dimaksudkan untuk mendorong solidaritas trilateral dan membahas penyesuaian kebijakan Presiden AS Joe Biden, yang akan melanjutkan upaya diplomasi dengan Korut.

"(Blinken dan kedua menteri) menegaskan kembali komitmen untuk kerja sama trilateral menuju denuklirisasi di Semenanjung Korea, serta masalah lain yang menjadi kepentingan bersama," kata juru bicara Deplu AS Ned Price, yang dikutip AFP.

Kemlu Korsel juga menyatakan ketiga pejabat menegaskan kembali pentingnya kerja sama trilateral Korea-AS-Jepang serta berkomitmen untuk mempromosikan perdamaian, keamanan, dan kemakmuran di kawasan.

Pemerintahan Biden baru saja mengeluarkan hasil pengkajian ulang kebijakan-kebijakan terhadap Korut. “Yang dilakukan secara berhati-hati, karena kami ingin memastikan bahwa kami sangat aktif berkonsultasi dengan semua negara terkait, dimulai dari kedekatan kami dengan sekutu Korsel dan Jepang, mengingat penyertaan mereka sendiri sangat kuat dalam masalah ini," kata Blinken, Senin (3/5).

Kedua negara Asia tersebut adalah sekutu yang terikat perjanjian dengan AS. Tetapi kerap bersitegang lantaran luka warisan pemerintahan kolonial Jepang atas Semenanjung Korea.

Pemerintah Korsel bulan lalu menyuarakan kekecewaan yang mendalam setelah Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga mengirim persembahan ke kuil Yasukuni, yang menghormati korban perang termasuk narapidana penjahat perang. Sebelumnya, para pemimpin Jepang dalam beberapa tahun terakhir menahan diri untuk melakukan hal tersebut.

Hubungan kedua negara memburuk pada 2019, setelah Korsel mundur pada saat terakhir dari penghentian kesepakatan tentang berbagi intelijen dengan Jepang terkait Korut.

Sejak menjabat, Biden menekankan pada kerja sama dengan sekutu. Blinken dan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengunjungi Tokyo dan Seoul bersama-sama dalam perjalanan luar negeri pertama mereka. Sementara penasihat keamanan nasional Jepang dan Korsel bertemu bersama di dekat Washington, ketika pemerintah menyimpulkan tinjauan kebijakan soal Korut.

Awal pekan ini, perwira tinggi militer AS Jenderal Mark Milley bertemu bersama dengan rekan-rekan sejawatnya dari Jepang dan Korsel di Hawaii.

Pemerintahan Biden dalam tinjauan kebijakannya menyerukan untuk mengupayakan kemajuan praktis dengan Korut. Pihaknya menghindari pendekatan dengan pertemuan puncak yang mencolok dan berisiko tinggi, dari mantan presiden Donald Trump.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN