Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
(kiri-kanan): Neera Tanden, Jared Bernstein, Heather Boushey, Janet Yellen. 
Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada 30 November 2020 mengumumkan anggota kunci dari tim ekonominya, yakni Menteri Keuangan Janet Yellen; Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran Neera Tanden; Wakil Menteri Keuangan Wally Adeyemo; Ketua Dewan Penasihat Ekonomi Cecilia Rouse; serta anggota Dewan Penasihat Ekonomi Jared Bernstein dan Heather Boushey. ( Foto: Saul Loeb, Win Mcnamee, Brendan Smialowski, Nicholas Kamm / AFP / GETTY IMAGES NORTH AMERICA )

(kiri-kanan): Neera Tanden, Jared Bernstein, Heather Boushey, Janet Yellen. Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada 30 November 2020 mengumumkan anggota kunci dari tim ekonominya, yakni Menteri Keuangan Janet Yellen; Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran Neera Tanden; Wakil Menteri Keuangan Wally Adeyemo; Ketua Dewan Penasihat Ekonomi Cecilia Rouse; serta anggota Dewan Penasihat Ekonomi Jared Bernstein dan Heather Boushey. ( Foto: Saul Loeb, Win Mcnamee, Brendan Smialowski, Nicholas Kamm / AFP / GETTY IMAGES NORTH AMERICA )

Umumkan Tim Ekonomi AS

Biden Pastikan Tunjuk Yellen sebagai Menkeu

Selasa, 1 Desember 2020 | 06:52 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) pada Senin (30/11) mengumumkan mantan gubernur The Federal Reserve (The Fed) Janet Yellen sebagai orang yang dipilihnya untuk menduduki jabatan menteri keuangan (menkeu). Tim transisi Biden sekaligus mengumumkan tim ekonomi yang akan masuk ke dalam kabinet Biden dan wakil presiden terpilih Kamala Harris.

“Janet Yellen dinominasikan untuk menjabat Menteri Keuangan. Jika dikonfirmasikan, beliau akan menjadi perempuan pertama yang memimpin Depkeu sepanjang 231 tahun sejarahnya,” bunyi pernyataan tim transisi Biden, seperti dikutip AFP.

Perempuan berusia 74 tahun tersebut sebelumnya sudah menembus batas dengan menjadi perempuan pertama yang memimpin bank sentral AS. Jika Senat AS menyetujui penunjukannya, ia akan mengemban tugas untuk membangkitkan ekonomi AS yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Pengumuman nominasi Yellen bersamaan dengan sejumlah pejabat lain yang akan mengisi tim ekonomi pemerintahan Biden. Yang akan mulai menjabat akhir Januari 2021.

“Pada saat kita berusaha mengendalikan virus, inilah tim yang akan memberikan bantuan ekonomi segera kepada rakyat Amerika selama krisis ekonomi ini dan membantu kita membangun kembali perekonomian lebih baik dari sebelumnya,” tutur Biden dalam pernyataannya.

Ekonomi AS kontraksi tajam dan puluhan juta lapangan kerja hilang akibat pandemi Covid-19. Walau bangkit pada kuartal III, sekarang berpotensi turun lagi lantaran gelombang kedua infeksi virus tersebut. Namun AS juga segera memulai program vaksinasi Covid-19 akhir tahun ini.

AS sudah mengeluarkan stimulus fiskal besar-besaran untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19. Yellen akan memikul tugas berat untuk memecah kebuntuan di Kongres saat ini, supaya stimulus kedua dapat disahkan.

Biden juga menominasikan Neera Tanden sebagai direktur Badan Anggaran dan Manajemen atau Office of Management and Budget (OMA). Jika disetujui Senat AS, Tanden akan menjadi perempuan kulit berwarna pertama di AS yang memimpin OMB.

“Tim ini mencakup para pelayan publik sangat terhormat dan teruji, yang akan membantu rakyat paling terdampak Covid-19 dan mengatasi kesenjangan struktural dalam ekonomi kita. Mereka akan bekerja keras untuk memastikan setiap warga Amerika menikmati keadilan dari hasil kerjanya dan peluang yang sama untuk maju, juga agar bisnis kita sukses dan unggul di seluruh dunia,” tutur Biden.

Namun Biden belum mengumumkan siapa yang akan memimpin sebagai direktur Dewan Ekonomi Nasional atau National Economic Council (NEC). Direktur NEC kerap dipandang sebagai penasihat ekonomi tertinggi presiden AS.

Media-media di AS melaporkan bahwa petinggi BlackRock Brian Deese sebagai calon kuat untuk posisi tersebut. Direktur NEC saat ini dijabat oleh Larry Kudlow.

Sementara itu, tim transisi Biden juga mengumumkan Jared Bernstein, kepala ekonom Biden di pemerintahan Barack Obama, untuk masuk ke dalam Dewan Penasihat Ekonomi atau Council of Economic Advisers (CEA).

Sebagai penasihat ekonomi dan ekonom buruh sejak lama, Bernstein juga sudah cukup lama diperkirakan akan menjabat di CEA atau NEC.

Heather Boushey, ekonom yang fokus pada masalah kesenjangan dan salah satu pendiri Washington Center for Equitable Growth juga akan masuk ke CEA.

“Sepanjang hidup saya fokus untuk memastikan seluruh keluarga dan pekerja sejalan dengan nilai-nilai ekonomi kita. Saya tak sabar untuk membawa perspektif tersebut sebagai anggota CEA. Kita memiliki peluang untuk memikirkan ulang cara kita berinvestasi di sumber daya manusia dan kita harus memanfaatkan itu untuk membangun kembali perekonomian kita,” tutur Boushey, via Twitter.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN