Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden terkait awal Ramadan ( Foto: State Dept. / White House )

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden terkait awal Ramadan ( Foto: State Dept. / White House )

Biden Sampaikan Selamat Puasa Ramadan

Rabu, 14 April 2021 | 07:07 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

WASHINGTON, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Senin (12/4) waktu setempat menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan bagi umat Muslim di AS dan seluruh dunia.

“Saya dan Jill (menyampaikan salam hangat dan mengucapkan semoga Ramadan ini diberkahi kepada komunitas Muslim di Amerika Serikat dan seluruh dunia,” kata dia, dalam siaran pers Gedung Putih di Washington dan dilansir Kedubes AS di Jakarta, Selasa (13/4).

Biden mengatakan, puasa Ramadan tahun ini berlangsung pada masa yang sulit. Karena masih ada pandemi Covid-19, kata dia, para sahabat dan orang yang kita cintai belum bisa berkumpul untuk merayakan dan beribadah. Sehingga, tambah dia, ada begitu banyak keluarga yang akan berbuka puasa tanpa ditemani orang yang mereka sayangi.

“Meski begitu, komunitas Muslim kita memulai bulan dimana diturunkannya wahyu ini dengan harapan baru. Ada banyak orang yang akan berfokus pada meningkatkan keimanan kepada Tuhan, menegaskan kembali komitmen mereka untuk melayani orang lain sebagai bagian dari iman, dan mengungkapkan rasa syukur atas berkat yang mereka nikmati, termasuk kesehatan, kesejahteraan, dan kehidupan,” tutur Biden.

Ia juga mengatakan bahwa umat Muslim Amerika senantiasa memperkaya AS sejak didirikan. Mereka sama beragam dan dinamisnya seperti AS.

“Kini, Muslim memimpin dalam upaya kita melawan Covid-19, memainkan peran sebagai pelopor dalam pengembangan vaksin serta melayani sebagai tenaga kesehatan di garis terdepan. Mereka menciptakan pekerjaan dengan menjadi wirausaha dan pemilik bisnis, mempertaruhkan hidup sebagai para penanggap pertama, mengajar di sekolah, melayani sebagai pegawai negeri yang berdedikasi di seluruh negara, dan memainkan peran utama dalam perjuangan berkelanjutan untuk kesetaraan ras dan keadilan sosial,” lanjut Biden.

Namun demikian, ia juga mengakui umat Muslim Amerika masih menjadi target perundungan, kefanatikan, dan kejahatan bermotif kebencian. Ia menegaskan bahwa prasangka dan serangan tersebutsalah, tidak bisa diterima, dan harus dihentikan.

Tidak ada satu orang pun di Amerika, ujar Biden, yang hidup terus dalam ketakutan untuk menjalankan keyakinannya. Pemerintah AS, kata dia, akan bekerja tanpa lelah untuk melindungi hak dan keselamatan semua orang.

Pada hari pertama sebagai Presiden, lanjut Biden, dirinya bangga dapat mengakhiri larangan perjalanan bagi Muslim yang memalukandan saya akan terus membela hak asasi manusia di mana pun. Termasuk Uyghur di Tiongkok, Rohingya di Myanmar, dan umat Muslim di seluruh dunia.

“Saat kita mengenang mereka yang telah pergi sejak Ramadan silam, kita mengharapkan hari esok yang lebih cerah. Kitab suci Al Quran mengingkatkan kita bahwa Tuhan adalah cahaya langit dan bumi, yang menuntun kita keluar dari kegelapan menuju cahaya terang,” kata dia.

Biden juga mengatakan bahwa perayaan Idul Fitri di Gedung Putih nanti diharapkan dapat digelar secara langsung.

“Meskipun aktivitas Ramadan di Gedung Putih akan diadakan secara virtual, saya dan Jill bersemangat untuk kembali mengadakan perayaan Idul Fitri di Gedung Putih secara langsung, Inshaa Allah. Semoga Anda dan keluarga dapat menjalankan bulan yang penuh inspirasi dan kebaikan,” kata Biden.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN