Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (Foto: AFP / Spencer Platt)

Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. (Foto: AFP / Spencer Platt)

Dow Naik 100 Poin, Kembali Cetak Rekor Tertinggi

Kamis, 6 Mei 2021 | 06:05 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Tiga indeks saham di bursa Wall Street ditutup bervariasi mengakhiri sesi perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Laporan keuangan yang positif dan optimisme pemulihan ekonomi mendorong Dow Jones Industrial Average naik hampir 100 poin, mencetak rekor tertinggi baru.

Dow Jones naik 0,3% ke 34.230,34, mencetak level tertinggi . S&P 500 naik 0,1% ke 4.167,59. Nasdaq turun 0,4% ke 13.582,42. Saham Amazon, Netflix, dan Facebook melemah sekitar 1%.

General Motors naik 4% setelah mengumumkan laporan keuangan. Begitu pula dengan Activision Blizzard yang naik 3%,

Chevron dan Dow Inc memimpin penguatan di Dow Jones, ConocoPhillips naik 5% setelah mendapatkan rekomendasi beli dari Bank of America.

Dari sisi data ekonomi, sektor swasta menambah 742.000 pekerjaan di bulan April, menurut data ADP. Angka ini di bawah ekspektasi survei ekonom Dow Jones.

Indeks jasa Amerika yang dilansir IHS Markit menunjukkan angka 64,7 di bulan April, lebih baik dari proyeksi 63,3 yang diambil dari survei Dow Jones. Indeks non manufaktur ISM ada di 62,7, sedikit di bawah ekspektasi, tetapi masih disambut baik karena indeks di atas 50 menunjukkan ekspansi.

Harga minyak mentah AS WTI relatif stabil di US$ 65,63 per barel.

Harga minyak awalnya naik, dengan kontrak berjangka untuk patokan West Texas Intermediate AS mencapai $ 66 per barel, setelah data dari American Petroleum Institute menunjukkan penurunan tajam dalam persediaan minyak AS. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup 6 sen, atau 0,09%, lebih rendah pada $ 65,63 per barel.

Namun, lonjakan harga komoditas baru-baru ini, termasuk kayu dan jagung, meningkatkan ekspektasi inflasi dan membuat saham siklikal lebih menarik, kata Andrew Smith, kepala strategi investasi di Delos Capital Advisors di Dallas.

Pemerintahan Biden hari Rabu mengumumkan bahwa mereka mendukung pengabaian perlindungan paten intelektual untuk vaksin Covid-19, karena negara-negara berjuang untuk membuat dosis yang menyelamatkan jiwa. Saham perusahaan farmasi besar yang memproduksi vaksin turun menyusul berita tersebut. Moderna turun lebih dari 6%.

Pembuat peralatan olahraga Peloton turun lebih dari 14% setelah mengumumkan penarikan kembali produk treadmill karena masalah keamanan.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : CNBC.com

BAGIKAN