Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang tenaga medis sedang menyuntikkan rekannya dengan vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Rajawadi di Mumbai, India, pada 19 Januari 2021. ( Foto: Punit Paranjpe / AFP )

Seorang tenaga medis sedang menyuntikkan rekannya dengan vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Rajawadi di Mumbai, India, pada 19 Januari 2021. ( Foto: Punit Paranjpe / AFP )

India Ekspor Perdana Vaksin Covid

Jumat, 22 Januari 2021 | 06:53 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

NEW DELHI, investor.id – India melepas ekspor perdana vaksin Covid-19 buatan dalam negeri pada Rabu (20/1) waktu setempat. India yang saat ini produsen vaksin terbesar dunia dilaporkan sudah kewalahan memenuhi permintaan dari negara-negara yang ingin memvaksin warganya.

Maladewa dan Bhutan di Asia Selatan akan menjadi negara-negara penerima pertama vaksin Covid-19 buatan india. Berikutnya termasuk Brasil dan Afrika Selatan (Afsel), karena sudah masuk daftar tunggu.

“Farmasi dunia ini akan dikirimkan untuk mengatasi tantangan Covid,” ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) India S Jaishankar via Twitter, yang dikutip AFP.

Kebijakan ekspor vaksin Covid-19 ini dipandang sebagai usaha India untuk memperkuat pengaruhnya dan menandingi Tiongkok. Yang juga sudah memasok vaksin Covid-19 ke sejumlah negara.

Pada Januari ini, regulator India sudah menyetujui dua vaksin Covid-19. Pertama adalah Covishield yang dikembangkan oleh AstraZeneca-Universitas Oxford dan diproduksi oleh Serum Institute India. Kedua adalah Coraxin buatan perusahaan lokal Bharat Biotech.

Pemerintah India menyatakan bahwa Maladewa akan menerima pasokan gratis sebanyak 100.000 dosis Covishield pada Rabu waktu setempat. Sedangkan Bhutan akan menerima 150.000 dosis vaksin tersebut sebagai hadiah.

India menyebutkan bahwa negara-negara berikutnya yang akan menerima vaksin India adalah Bangladesh, Nepal, Myanmar, dan Seychelles.

Bloomberg pekan lalu melaporkan bahwa India akan menawarkan 20 juta dosis vaksin Covid-19 kepada negara-negara tetangganya di Asia Selatan. Lalu kemudian juga akan mengekspornya ke Amerika Latin, Afrika Tengah dan Asia Tengah.

Serum Institute, yang merupakan produsen vaksin terbesar dunia dari sisi volume, juga berencana memasok 200 juta dosis kepada Covax. Yang merupakan aliansi yang didukung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk membeli dan dan mendistribusikan vaksin kepada negara-negara miskin.

Sementara Bharat Biotech lalu menandatangani kesepakatan dengan sebuah perusahaan Brasil untuk meningkatkan produksi tahunan menjadi 700 juta doris.

India mulai menjalankan vaksinasi Covid-19 pada Sabtu (16/1). India berencana memvaksinasi 1,3 miliar penduduknya dengan Covishield dan Covaxin. Tapi vaksin Covaxin belum menyelesaikan uji klinisnya.

Per Rabu (20/1), India sudah memvaksinasi hampir 675.000 orang. India menargetkan pada Juli 2021 sebanyak 300 juta penduduknya sudah divaksinasi Covid-19.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN