Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto yang diambil pada 16 Mei 2019, memperlihatkan CEO Alibaba Jack Ma sedang menyampaikan pemaparan dalam pameran startup dan inovasi Vivatech, di Paris, Prancis. ( Foto: Philippe LOPEZ / AFP  )

Foto yang diambil pada 16 Mei 2019, memperlihatkan CEO Alibaba Jack Ma sedang menyampaikan pemaparan dalam pameran startup dan inovasi Vivatech, di Paris, Prancis. ( Foto: Philippe LOPEZ / AFP )

Jack Ma Muncul Juga

Kamis, 21 Januari 2021 | 08:12 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

GUANGZHOU, investor.id - Pendiri Alibaba Jack Ma muncul juga setelah berpekan-pekan dilaporkan menghilang. Keberadaannya sejak Oktober tahun lalu tidak diketahui, sejak perusahaan-perusahaannya diselidiki regulator dan ia melancarkan kritik atas hal itu.

Harga saham Alibaba di Bursa Hong Kong menguat lebih dari 8% pada perdagangan Rabu (20/1), menyusul kabar kemunculannya tersebut.

Dalam video yang ditampilkan di media sosial Tiongkok, Ma berbicara kepada para guru di perdesaan. Hal ini terkait dengan salah satu inisiatif yayasan amalnya. Dalam acara tahunan yang biasanya digelar di kota resor Sanya itu, Jack Ma Foundation merayakan keberhasilan-keberhasilan guru perdesaan dengan pemberian dukungan dana tunai.

“Jack Ma berpartisipasi secara online dalam upacara tahunan 'Rural Teacher Initiative' pada 20 Januari,” bunyi pernyataan Jack Ma Foundation, seperti dikutip CNBC.

Pada Oktober 2020, Ma mengeluarkan beberapa komentar yang bernada kritik terhadap regulator keuangan Tiongkok. Antara lain terkait keputusan regulator keuangan untuk membatalkan rencana penawaran umum perdana (IPO) saham Ant Group. Raksasa teknologi finansial yang didirikan oleh Ma.

Sejak itu lah Ma tidak terlihat di muka umum. Hingga memicu spekulasi bahwa ia hilang. Tapi seorang sumber mengatakan kepada CNBC bulan ini bahwa Ma hanya menyepi sementara.

Otoritas-otoritas di Tiongkok sudah melancarkan penyelidikan terhadap Alibaba dan Ant Group. Pada Desember 2020, Badan Regulasi Pasar Tiongkok membuka penyelidikan terhadap dugaan praktik monopolistik oleh Alibaba. Secara bersamaan, pihak berwenang sedang memfinalisasi detail dari UU antimonopoli.

Regulator juga meminta Ant Grup memperbaiki bisnis dan mematuhi persyaratan regulasi. Tiongkok sedang gencar menerapkan aturan baru terhadap praktik pendanaan mikro. Sekarang mencakup persyaratan seperti kewajiban modal bagi perusahaan-perusahaan teknologi yang menawarkan kredit tersebut.

Pemerintah Tiongkok khawatir dengan kekuatan finansial perusahaan-perusahaan teknologi dan tanpa kontrol selama beberapa tahun terakhir dan sudah menjadi bagian dari kebutuhan harian masyarakat di Tiongkok.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN