Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Founder dan CEO Amazon, Jeff Bezos. ( Foto: SAUL LOEB / AFP )

Founder dan CEO Amazon, Jeff Bezos. ( Foto: SAUL LOEB / AFP )

Jumlah Miliarder Bertambah 660 Orang di Tengah Pandemi Covid-19

Kamis, 8 April 2021 | 06:48 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

NEW YORK, investor.id – Majalah Forbes merilis daftar miliarder tahunan ke-35 pada Selasa (6/4) waktu setempat. Dalam laporannya terungkap jumlah miliarder dunia bertambah 660 orang menjadi 2.775. Ini adalah kejadian luar biasa mengingat negara-negara dengan kekuatan ekonomi besar di seluruh dunia sedang menghadapi pandemi virus corona Covid-19. Secara keseluruhan jumlah kekayaan yang dimiliki oleh para miliarder meningkat dari US$ 8 triliun pada 2020 menjadi US$ 13,1 triliun.

 

“Di antaranya terdapat 493 pendatang baru yang masuk ke dalam daftar Forbes. Ini berarti ada tambahan satu miliarder baru setiap 17 jam, termasuk 210 dari Tiongkok dan Hong Kong, serta 98 dari Amerika Serikat,” kata majalah tersebut.

Meski demikian, AS masih menjadi negara yang memiliki jumlah miliader terbanyak di bandingkan negara lain, yakni sebanyak 724, naik dari 614 yang dicatat pada tahun lalu. Sedangkan Tiongkok menutup kesenjangan dengan jumlah miliarder 698 orang, termasuk 71 dari Hong Kong dan satu dari Makau). Tahun lalu AS memiliki 614 miliarder, sementara Tiongkok mencatat 456 miliarder, termasuk 66 dari Hong Kong dan satu dari Makau.

Di sisi lain, kota Beijing di Tiongkok tercatat menjadi rumah yang dihuni oleh banyak miliarder dibandingkan wilayah mana pun di dunia, bahkan menyalip Kota New York di AS. Sedangkan India tercatat memiliki jumlah miliarder tertinggi ketga di dunia, yakni sebanyak 140. Sementara itu, secara keseluruhan, sebanyak 1.149 miliarder dari negara-negara Asia-Pasifik memiliki total kekayaan US$ 4,7 triliun, sedangkan miliarder AS memiliki total US$ 4,4 triliun.

Meski demikian, dalam catatan Forbes, Founder dan CEO Amazon, Jeff Bezos masih menjadi orang terkaya di dunia selama empat tahun berturut-turut dengan nilai kekayaan US$ 177 miliar, naik US$ 64 miliar dari tahun lalu karena melonjaknya saham Amazon.

Di urutan kedua ditempati oleh CEO Tesla Inc., Elon Musk dengan nilai kekayaan US$ 151 miliar, atau naik dari US$ 126,4 miliar lebih banyak dari tahun lalu, ketika dia menduduki peringkat No. 31 dan memiliki nilai kekayaan US$ 24,6 miliar. Lonjakan nilai kekayaan tersebut dipicu oleh kenaikan 705% saham Tesla.

Sedangkan taipan barang mewah Prancis, CEO LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton, Bernard Arnault berada di urutan ketiga dengan nilai kekayaan hampir dua kali lipat dari US$ 76 miliar menjadi US$ 150 miliar. Ini karena kenaikan 86% pada saham LVMH, pemilik merek termasuk Louis Vuitton dan Christian Dior dan kosmetik pengecer Sephora.

Di Atas US$ 100 M

Tahun ini ada empat orang dengan kekayaan di atas US$ 100 miliar atau lebih. Selain Bezos, Musk, dan Arnault, ada pendiri Microsoft, Bill Gates yang menempati peringkat ke-4 dengan nilai kekayaan US$ 124 miliar, didukung oleh kekuatan saham yang dimilikinya di Microsoft, Perkeretaapian Nasional Kanada, dan produsen traktor Deere and Company.

Di posisi lima adalah pendiri Facebook Mark Zuckerberg, dengan nilai kekayaan US$ 97 miliar. Dia memiliki kekayaan luar biasa sebesar US$ 42,3 miliar lebih dari setahun yang lalu. Penambahan nilai kekayaan itu karena peningkatan saham Facebook 80% dalam setahun terakhir, menyusul banyak orang di seluruh dunia menggunakan platform media sosialnya untuk tetap berhubungan.

Di urutan keenam ada Warren Buffett dengan nilai kekayaan US$ 96 miliar. Ini adalah tahun pertama sejak 1993, sang investor terhormat yang mengelola Berkshire Hathaway tidak berada di lima besar. Namun bukan berarti pria berumur 90 tahun itu mengalami tahun yang buruk, apalahgi dia masih memiliki kekayaan US$ 28,5 miliar lebih banyak daripada yang ada di daftar 2020.

Direktur Pengelola Reliance Industries, Mukesh Ambani dari India didapuk menjadi orang terkaya di Asia, dan berada di peringkat 10 dunia, dengan nilai kekayaan diperkirakan mencapai US$ 84,5 miliar. Dengan penambahan nilai kekayaan itu, Ambani mendepak Jack Ma dari Tiongkok, sebagai orang terkaya di Asia pada tahun lalu dan kini berada di peringkat 26 (dari posisi 17 tahun lalu), meskipun kekayaannya melonjak hampir US$ 10 miliar menjadi US$ 48,4 miliar.

Ada pun peraih persentase terbesar tahun ini berasal dari Tiongkok, yakni Zhong Shanshan yang mengambil alih perusahaan air minum kemasannya Nongfu Spring musim gugur lalu di Bursa Efek Hong Kong. Lonjakan sahamnya mendorong kekayaan bersihnya menjadi US$ 68,9 miliar, naik 3,345% dari US$ 2 miliar pada tahun lalu.

Sebagai informasi, dari 493 pendatang baru yang dilacak Forbes tahun ini, beberapa rute menuju peningkatak nilai kekayaan, termasuk dipicu oleh mata uang kripto (cryptocurrency), SPAC (perusahaan akuisisi tujuan khusus), IPO tradisional, dan perawatan kesehatan terkait Covid.

Daftar 10 Besar Miliarder Dunia versi Majalah Forbes tahunan ke-35:

1. Jeff Bezos (US$ 177 Miliar)

2. Elon Musk (US$ 151 Miliar)

3. Bernard Arnault (US$ 150 Miliar)

4. Bill Gates (US$ 124 Miliar)

5. Mark Zuckerberg (US$ 97 Miliar)

6. Warren Buffett (US$ 96 Miliar)

7. Larry Ellison (US$ 93 Miliar)

8. Larry Page (US$ 91,5 Miliar)

9. Sergey Brin (US$ 89 Miliar)

10. Mukesh Ambani (US$ 84,5 Miliar)


 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Forbes

BAGIKAN