Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gambar tangkap layar dari stasiun penyiaran Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB) pada 2 Juni 2021, memperlihatkan asap hitam mengepul dari kapal persediaan angkatan laut Kharg 431 Iran di Teluk Oman. ( Foto: IRIB / AFP )

Gambar tangkap layar dari stasiun penyiaran Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB) pada 2 Juni 2021, memperlihatkan asap hitam mengepul dari kapal persediaan angkatan laut Kharg 431 Iran di Teluk Oman. ( Foto: IRIB / AFP )

Kapal AL Iran Terbakar dan Tenggelam di Teluk Oman

Kamis, 3 Juni 2021 | 06:56 WIB
Grace Eldora (grace.eldora@beritasatumedia.com)

TEHERAN, investor.id – Sebuah kapal terbesar angkatan laut (AL) Iran tenggelam pada Rabu (2/6) setelah terbakar saat melakukan misi pelatihan di lepas pantai pelabuhan strategis dekat daerah kepala Teluk.

AL Iran menjelaskan, kapal pengisian ulang armada buatan Inggris, Kharg, dengan panjang lebih dari 200 meter (m) itu mulai terbakar pada Selasa (1/6) waktu setempat di perairan Pelabuhan Jask, Teluk Oman.

Rekaman yang disiarkan oleh televisi pemerintah menunjukkan asap tebal membubung dari apa yang dikatakan sebagai kapal terbakar. Kebakaran terjadi di salah satu sistem kapal.

Upaya pemadaman kebakaran berlanjut selama 20 jam sebelum kapal tenggelam.

"Mengingat penyebaran api, misi untuk menyelamatkan Kharg gagal dan tenggelam di perairan Jask," kata AL Iran, Rabu (2/6), yang dikutip AFP.

Kapal itu mulai terbakar pada pukul 11 pagi waktu setempat pada Selasa. Kapal sedang berada di perairan domestik selama pelatihan misi. Hal ini dilaporkan kantor berita Iran Tasnim mengutip pernyataan kepala hubungan masyarakat AL Behzad Jahanian.

Armada tersebut tenggelam sekitar pukul 8:30 pagi pada Rabu. Sebanyak 400 taruna dan kru selamat. Tapi 20 orang mengalami luka ringan atau luka bakar. Jahanian mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui.

Kapal itu dipesan dari Inggris pada 1976 ketika shah pro-Barat masih berkuasa. Kapal tidak dikirimkan sampai 1984 setelah bertahun-tahun perselisihan antara pemerintah Inggris dan pemerintah yang mengambil alih kekuasaan setelah revolusi Islam 1979.

Jeremy Binnie dari penyedia intelijen pertahanan open-source Janes mengatakan bahwa Kharg penting bagi Iran sebagai satu-satunya kapal khusus yang mampu memasok kapal perang di laut.

"Orang-orang Iran sering menggambarkannya sebagai pembawa helikopter, tetapi sebenarnya itu adalah kapal pengisian ulang. Masih aset yang berguna karena itu adalah satu-satunya kapal khusus Angkatan Laut Republik Islam Iran yang melayani peran ini. Ini bukan lagi kapal terbesar IRIN setelah mereka menugaskan Makran, sebuah kapal tanker minyak yang dikonversi, pada Januari," ujar Binnie.

Kantor berita Iran ISNA mengatakan kapal itu telah berangkat untuk misi yang berfokus pada pelatihan, intelijen, dan pertempuran di samping kapal perusak Alborz pada 19 Mei 2021.

Perairan Strategis

Kota pelabuhan Jask, dekat tempat tenggelamnya Kharg, terletak dekat dengan Selat Hormuz. Ini merupakan titik serang strategis di ujung Teluk yang dilalui seperlima dari produksi minyak dunia.

Jask secara strategis penting bagi Iran, karena pemerintah berencana menjadikannya terminal ekspor minyak terbesar kedua di negara tersebut.

Sebuah pipa sekitar 1.000 km dari Provinsi Bushehr di Teluk ke Jask mulai difungsikan beberapa hari yang lalu, kata pemerintah. Ini menyediakan rute cepat baru untuk ekspor minyak Iran yang menghindari Selat Hormuz.

Tahun lalu, sebuah kapal perang Iran terkena tembakan persahabatan selama latihan angkatan laut di lepas pantai Jask, menewaskan 19 pelaut di atas kapal.

Kapal pendukung logistik Konarak tertembak setelah memindahkan target latihan ke tujuannya dan tidak membuat jarak yang cukup antara dirinya dan target, kata televisi pemerintah saat itu.

Dalam beberapa bulan terakhir, ada juga laporan serangan terhadap armada pengiriman Iran yang dikaitkan dengan musuh bebuyutannya Israel.

Pada April pemerintah Iran mengatakan kapal barangnya, Saviz, terkena ledakan di Laut Merah, setelah laporan media mengatakan Israel telah menyerang kapal itu.

The New York Times melaporkan pada saat itu bahwa Saviz telah menjadi sasaran dalam serangan pembalasan Israel setelah serangan Iran sebelumnya terhadap kapal-kapal Israel.

Itu terjadi pada saat ketegangan yang meningkat antara musuh, dengan laporan dari serangkaian serangan saling balas di perairan sejak awal Maret.

 

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN