Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Beberapa jenis koin kripto

Beberapa jenis koin kripto

Kapitalisasi Kripto Tergerus Lagi US$ 130 Miliar

Selasa, 25 Januari 2022 | 11:41 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

GUANGZHOU, investor.id – Pasar mata uang kripto (cryptocurrency) telah kehilangan nilainya sekitar US$ 130 miliar selama 24 jam terakhir, karena koin-koin digital besar melanjutkan aksi jual selama berhari- hari.

Menurut Coin Metrics, harga bitcoin dilaporkan turun sekitar 4% pada US$ 33.755,57, sementara itu ethereum (ether) anjlok 7% menjadi US$ 2.239,08. Sebelumnya kedua mata uang kripto ini telah jatuh ke titik terendahnya pada transaksi pagi sejak Juli tahun lalu, dan masing-masing sekitar 50% dari tertinggi sepanjang masa.

Mata uang kripto bergerak seiringan dengan saham yang terus melemah sejak awal tahun ini, dan baru saja keluar dari pekan terburuknya sejak Maret 2020. Sedangkan para investor telah menjual aset-aset berisiko, seperti saham teknologi menyusul persiapan mereka untuk menghadapi kebijakan moneter yang lebih ketat dari The Federal Reserve (The Fed) dan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi.

“Bitcoin dan kripto telah bereaksi jauh lebih keras, mengingat sifat kelas aset dan kami kemungkinan akan menguji 30-32K, mengingat sentimen dan momentum saat ini,” ujar Vijay Ayyar, wakil presiden pengembangan perusahaan dan ekspansi internasional, kepada CNBC lewat pesan tertulis.

Menurut Ayyar, jika harga bitcoin bertahan di atas kisaran US$ 30.000 pada jangka waktu yang lebih lama seperti satu minggu, maka mungkin ada basis yang terbentuk pada level tersebut sebelum pasar bergerak lebih tinggi. Hal ini bisa memberi beberapa waktu bagi pasar untuk berubah menjadi bullish mengingat kurangnya kepercayaan di seluruh spektrum.

Beberapa analis lain mengatakan melihat harga US$30.000 sebagai tingkat dukungan berikutnya untuk menguji mata uang kripto. Namun, analis John Roque dari 22V Research menjelaskan bahwa bitcoin bisa jatuh lebih jauh.

Dia mengungkapkan telah menggunakan US$ 30.000 sebagai target, tetapi mencatat bahwa bear market historis rata-rata untuk bitcoin turun 78%.

Saat ini, bitcoin berada sekitar 50% dari harga tertinggi sepanjang masa. Di samping itu, para investor juga bergulat dengan kenaikan inflasi.

Apalagi kalangan pendukung bitcoin telah lama menyarankan bahwa koin digital ini merupakan sebuah lindung nilai terhadap inflasi. Hanya saja, teori itu tidak berlaku bagi banyak investor baru. (sumber lain)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN