Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Brasil Jair Bolsonaro. ( Foto: Sergio LIMA / AFP )

Presiden Brasil Jair Bolsonaro. ( Foto: Sergio LIMA / AFP )

Kasus Virus Corona di Brasil Tembus 100 Ribu

Senin, 4 Mei 2020 | 11:07 WIB
Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

RIO DE JANEIRO, investor.id – Kasus virus corona (Covid-19) di Brasil telah menembus 100.000 pada Minggu (3/5).

Kementerian Kesehatan Brasil melaporkan 4.588 kasus baru Covid-19 dan 275 kematian selama 24 jam terakhir, sehingga total kasus yang dikonfirmasi menjadi 101.147 kasus dengan 7.025 kematian.

Jumlah kasus meningkat sekitar 5% pada hari Minggu dari hari sebelumnya, sementara kematian naik sekitar 4%.

Sebelumnya, Presiden Brasil Jair Bolsonaro memecat menteri kesehatannya setelah berselisih dengannya tentang bagaimana cara memerangi virus corona baru, dan sekali lagi menyerukan negara bagian untuk mengakhiri perintah tetap di rumah yang katanya merugikan perekonomian.

Bolsonaro menyebut, virus itu "flu ringan" dan mengkritik gubernur negara bagian karena memaksakan pembatasan yang didukung oleh para ahli kesehatan dan menteri yang sedang populer, Luiz Henrique Mandetta.

Dalam pidato yang disiarkan televisi yang disambut dengan protes keras memukul panci di beberapa kota besar, Bolsonaro mengatakan, Mandetta tidak sepenuhnya menghargai perlunya melindungi pekerjaan dan dia menyerukan dimulainya kembali bisnis di Brasil, sebagai ekonomi terbesar di Amerika Latin.

"Kita harus kembali normal, tidak secepat mungkin, tetapi kita harus mulai memiliki fleksibilitas. Pemerintah tidak dapat memberikan bantuan darurat untuk orang miskin lebih lama lagi," kata Bolsonaro.

Perselisihan di tingkat tertinggi politik Brasil itu terjadi bertepatan dengan perdebatan beberapa negara untuk menentukan kapan dan bagaimana kehidupan harus mulai kembali normal setelah penguncian wilayah (lockdown) akibat virus corona, yang diperkirakan akan mendorong ekonomi global ke dalam resesi.

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN