Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi chip memori. ( Foto: REUTERS / Kim Kyung Hoon )

Ilustrasi chip memori. ( Foto: REUTERS / Kim Kyung Hoon )

Kekurangan Chip, Pemangkasan Produksi di GM Meluas

Rabu, 10 Februari 2021 | 07:03 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

DETROIT, investor.id – Kekurangan pasokan chip semikonduktor yang dialami para produsen otomotif global membuat pemangkasan produksi di General Motors Co (GM) meluas. Raksasa otomotif Amerika Serikat (AS) ini menyatakan pada Selasa bahwa pemangkasan produksi kini terjadi di tiga pabriknya di Amerika Utara setidaknya sampai pertengahan Maret 2021.

Sementara di dua pabrik lainnya, produksinya akan setengah jadi. GM tidak menyebutkan jumlah volume yang terdampak. Atau pemasok dan suku cadang mana saja yang terdampak kekurangan pasokan chip tersebut.

GM menyatakan sekarang akan fokus mempertahankan produksi di pabrik-pabrik yang memproduksi kendaraan yang menghasilkan keuntungan terbesar. Yakni yang memproduksi SUV dan mobil barang bak terbuka ukuran besar.

GM menyatakan, produksi yang terpangkas itu akan secepatnya dipacu lagi begitu kekurangan chip mereda.

“Pasokan semukonduktor tetap menjadi masalah bagi seluruh industri. Rencana GM adalah memanfaatkan setiap semikonduktor yang tersedia untuk membangun dan mengirimkan produk-produk yang paling populer dan paling laris” kata juru bicara GM David Barnas.

GM menyebutkan bahwa pabrik-pabrik yang terdampak pemangkasan produksi itu berlokasi di kota Fairfax, negara bagian Kansas. Lalu di kota Ingersoll, Ontario di Kanada. Serta pabrik di San Luis Petosi, Meksiko.

Setelah pertengahan Maret nanti, kata GM, situasinya akan dikaji kembali. Sedangkan produksi yang setengah jadi akan terjadi di pabrik di kota Wentzville, Missouri, AS dan di Ramos Arizpe, Meksiko.

Mobil-mobil GM yang terdampak pengurangan produksi ini termasuk sedan Chevrolet Malibu, SUV Cadillac XT4, Chevy Equinox, dan SUV GMC Terrain. Sedangkan yang setengah jadi mencakup Chevy Colorado, mobil bak terbuka GMC Canyon, dan SUV Chevy Blazer.

Kekurangan chip ini juga menimpa Toyota, Volkswagen, Stellantis, Ford Motor Co, Renault, Subaru, Nissan, Honda and Mazda. Para produsen chip di Asia sekarang bergegas meningkatkan produksi. Tapi, kekurangan pasokan diperkirakan berlanjut hingga beberapa bulan ke depan.

Produsen chip asal Jerman, Infineon, menyatakan bahwa dalam jangka pendek situasinya akan memburuk. Menurut IHS Markit, masalah ini akan berdampak pada pemangkasan produksi global lebih dari 670.000 kendaraan selama kuartal I 2021 dan berlangsung hingga kuartal III. Sedangkan AutoForecast Solutions mengestimasikan total produksi yang terpangkas tahun ini dapat mencapai satu juta kendaraan.

Atas masalah ini, Honda dan Nissan menyatakan penjualannya tahun finansial ini akan terpangkas 250.000. Ford pekan lalu menyatakan kekurangan chip ini menimpa produksi model larisnya, mobil bak terbuka F-150.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN