Menu
Sign in
@ Contact
Search
Logo Mitsui & Co. (Foto: Mitsui)

Logo Mitsui & Co. (Foto: Mitsui)

Mitsui Jepang, Mitsubishi Pangkas US$ 1,7 Miliar Investasi dari Sakhalin-2 LNG

Selasa, 2 Agustus 2022 | 18:07 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

TOKYO, investor.id – Perusahaan investasi Jepang Mitsui & Co dan Mitsubishi Corp. telah memangkas nilai saham mereka dalam proyek gas alam cair (LNG) Sakhalin-2 di Rusia sebesar 217,7 miliar yen (US$ 1,66) miliar). Ini menjadi respon atas langkah pemerintah Rusia untuk menguasai proyek tersebut.

Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekrit pada 30 Juni 2022 membuat sebuah perusahaan untuk mengambil alih hak dan kewajiban proyek minyak dan gas Sakhalin-2, meningkatkan taruhannya dalam perang ekonomi dengan Barat.

Gazprom yang dikelola pemerintah Rusia memiliki 51% saham di Sakhalin Energy, perusahaan patungan (JV) yang mengoperasikan Sakhalin-2. Sementara Shell memiliki 27,5% dikurangi satu saham. Mitsui dan Mitsubishi masing-masing memegang 12,5% dan 10%.

Baca juga: Laba BP Rebound Cepat Setelah Sempat Merugi

Mitsui memangkas nilai investasi sahamnya sebesar 136,6 miliar yen menjadi 90,2 miliar yen pada akhir Juni 2022 dan Mitsubishi telah menurunkan nilainya sebesar 81,1 miliar yen menjadi 62,3 miliar yen, kata perusahaan itu secara terpisah pada Selasa (2/8).

“Rincian keputusan presiden masih belum jelas dan kami telah membuat evaluasi konservatif,” kata CFO Mitsui Tetsuya Shigeta pada konferensi pers, Selasa. Ia menambahkan, tidak akan ada dampak pada laba rugi maupun pada arus kas perusahaan.

Sementara itu, CFO Mitsubishi Yuzo Nouchi mengatakan dampak keuangan dapat diabaikan mengingat modal ekuitas perusahaan lebih dari 7 triliun yen.

Pemerintah Jepang berencana mendukung perusahaan perdagangan dalam upaya mereka untuk tetap berada di proyek Sakhalin-2. Adapun Jepang mengimpor sekitar 10% LNG dari Rusia, terutama dari Sakhalin-2.

Namun terjadi lonjakan harga energi, didorong oleh kekhawatiran atas gangguan pasokan terkait dengan serangan produsen minyak dan gas terkemuka Rusia ke Ukraina yang dimulai pada 24 Februari 2022. Akibatnya, kedua perusahaan investasi tersebut melaporkan keuntungan besar untuk kuartal pertama April-Juni 2022.

Laba bersih Mitsubishi untuk kuartal II-2022 hampir tiga kali lipat dari tahun sebelumnya ke rekor 533,95 miliar yen. Sementara laba Mitsui naik 44% menjadi 275 miliar yen, rekor sepanjang tahun.

Baca juga: Tiffany & Co Bikin Perhiasan NFT Harga US$ 48.700 per Buah

Kedua perusahaan mempertahankan perkiraan laba tahunan mereka, tetapi mengatakan bahwa ketidakpastian atas ekonomi global dapat menyebabkan perubahan di masa depan.

“Ada kemungkinan kuat bahwa kami akan menaikkan proyeksi tahunan, tetapi kami akan memeriksa berbagai faktor selama kuartal ini karena ada ketidakpastian yang berkembang,” kata Nouchi dari Mitsubishi.

“Lingkungan bisnis kami diperkirakan akan menguat karena perlambatan ekonomi global yang dilanda konflik Rusia-Ukraina yang berkepanjangan, kebangkitan pandemi. dan pengetatan moneter,” lanjutnya.

(US$ 1 = 130.8500 yen)

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : REUTERS

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com