Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pangeran William dari Inggris, Duke of Cambridge sedang tersenyum saat berada di pub The Rose and Crown, Snettisham, Inggris timur, pada 3 Juli 2020. ( Foto: AARON CHOWN / POOL / AFP )

Pangeran William dari Inggris, Duke of Cambridge sedang tersenyum saat berada di pub The Rose and Crown, Snettisham, Inggris timur, pada 3 Juli 2020. ( Foto: AARON CHOWN / POOL / AFP )

Pangeran William Dukung Penyelidikan atas Wawancara Putri Diana

Jumat, 20 November 2020 | 07:41 WIB
Iwan Subarkah Nurdiawan (subarkah_nurdiawan@investor.co.id)

LONDON, investor.id – Pangeran William menyebut penyelidikan atas dugaan bahwa mendiang ibunya Putri Diana dikelabui hingga setuju melakukan wawancara yang kemudian menghebohkan, dengan BBC pada 1995, adalah langkah yang benar.

Adik Diana, Charles Spencer, menduga Martin Bashir, reporter program terkenal “Panorama” dan selaku pewawancara, telah menunjukkan dokumen-dokumen palsu untuk membujuk kakaknya agar bersedia diwawancara.

BBC pada Rabu (19/11) mengumumkan dimulainya penyelidikan itu dan Pangeran William menyambut baik.

“Penyelidikan independen adalah langkah yang benar. Ini harus dapat mengungkap kebenaran dibalik aksi-aksi yang menyebabkan terjadinya wawancara Panorama dan keputusan-keputusan sesudahnya yang diambil oleh mereka di BBC waktu itu,” kata Pangeran William (38 tahun), Rabu malam waktu setempat, seperti dilansir AFP.

Diana dalam wawancara pada November 1995 itu menjelaskan pernikahannya yang hancur dengan Pangeran Charles. Wawancara itu ditonton oleh 22,8 juta orang.

Diana menyebut ada orang ketiga dalam pernikahannya. Yakni dirinya, Pangeran Charles, dan kekasih lamanya Camilla Parker-Bowles. Diana juga mengungkapkan bahwa dirinya juga selingkuh.

Diana dan Charles resmi bercerai pada 1996. Setahun kemudian Diana meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris, Prancis. Pangeran Charles dan Camilla kemudian menikah pada 2005.

Laporan-laporan baru mencuatkan dugaan bahwa Bashir menggunakan metode-metode bawah tangan untuk membujuk Diana agar buka susara. Termasuk mengklaim bahwa anggota-anggota staf Diana dibayar untuk memata-matainya.

Penyelidikan ini akan fokus pada peran Bashir, yang waktu itu tidak terkenal tapi kemudian menapaki karier global.

“Ada pernyataan-pernyataan bank palsu yang bertujuan menunjukkan klaim pembayaran kepada seorang mantan pegawai Earl Spencer dan klaim pembayaran kepada para anggota Rumah Tangga Kerajaan,” bunyi penyelidikan tersebut.

Penyelidikan ini juga akan mengonfirmasi pernyataan-pernyataan Spencer tentang Bashir kepada Daily Mail bulan ini. Bashir, kata Spencer, mengatakan klaim-klaim mengerikan tentang Ratu Elizabeth II, Pangeran Charles, dan anggota-anggota keluarga kerajaan lainnya.

Bashir (57 tahun) sekarang redaktur urusan agama di BBC dan belum berkomentar soal dugaan-dugaan itu. BBC menyatakan kondisi Bashir tidak baik setelah tertular virus Covid-19 dan juga baru pulih dari operasi jantung.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN